Archive for the ‘Kategori Kepustakaan’ Category

Ebook BARATA YUDHA oleh Sunardi DM – 1995, 1993, 1991, 1986, 1978 – [cerita wayang]


.

Data buku :

 

Sunardi DM  ;  “ Barata Yudha “  ;  Jakarta  ;  Balai Pustaka  ;  1995 = cetakan kelima , 1993 = cetakan keempat , 1991 = cetakan ketiga , 1986 = cetakan kedua , 1978 = cetakan pertama  ;  BP no.2777  ;  135 halaman  ;  gambar wayang  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

Buku ini secara ringkas ( tanpa banyak menuliskan dialog di antara tokoh nya ) menceritakan latar belakang Pandawa dan Kurawa , serta jalan cerita perang Barata Yudha. Mengambil sumber dari versi Jawa. Menurut Admin buku ini cocok untuk seorang pemula yang ingin mengenal cerita Barata Yudha versi Jawa, sebelum membaca buku Barata Yudha dari bermacam versi lainnya.

 

 

Catatan pendahuluan oleh penulis buku mengenai sumber kepustakaan buku ini :

 

Kisah Barata Yudha ini memilih versi Indonesia [ baca : Jawa ].

Ia disadur dari Kakawin Barata Yudha hasil karya Empu Sedah dan Empu Panuluh di jaman pemerintahan Prabu Jajabaya Kediri (1135 – 1157),

 

Saduran tersebut dilengkapi dengan mengawinkannya dengan buku-buku Serat Padalangan Ringgit Purwa jilid 30 (Kalabendana Pejah dan Kresna Duta), jilid 31 (Kresna Gugah, Tewasnya Bisma dan Seta), jilid 32 (Tewasnya Angkawijaya, Jayadrata, Burisrawa, Gatotkaca dan Dursasana), dan jilid 33 (Tewasnya Adipati Karna da Prabu Suyudana, dan Lahirnya Parikesit). Semuanya terbitan Balai Pustaka Batavia Centrum tahun 1933.

 

Buku Serat Padalangan Ringgit Purwa itu sendiri terdiri dari 37 jilid. Aslinya ditulis dalam huruf Jawa, diterbitkan oleh Balai Pustaka seri nomor 443.

 

Penghimpun buku tersebut adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara VII di Surakarta, Kanjeng Pangeran Arya Kusumadiningrat di Surakarta dan J. Kats,

 

Gambar-gambar wayang yang dijadikan ilustrasi aslinya diambil dari koleksi wayang kulit milik Kanjeng Gusti Adipati Arya Mangkunagara IV di Surakarta.

 

…..

 

Kemudian di awal bagian yang menceritakan perang Barata Yudha, penulis buku menuliskan kembali tentang sumber kepustakaan yang dipakainya untuk rujukan buku ini :

 

Kisah Barata Yudha berikut ini disadur langsung dari karangan Empu Sedah seorang pujangga terkenal dari Prabu Jajabaya di Kediri.

 

Kisah berikut ditulis oleh Empu Sedah pada sekitar tahun 1079. Keuntungan memilish versi ini adalah kita dapat merasakan suasanan hidup kenegaraan pada waktu itu. Tidak hanya itu. Paling sedikit dapat mendekatkan kisah-kisah Barata Yudha versi Surakarta dan versi Yogyakarta yang kadang-kadang ada perbedaan sedikit. Karena betapapun juga versi Empu Sedah ini ditulis lebih dahulu dari versi-versi yang lain tersebut.

 

 

 

Admin kutipkan bagian cerita ketika kereta Prabu Kresna – sebagai utusan Pandawa – melaju menuju Astina.

 

Suasana sepanjang jalan ke Astina menyedihkan.

 

Rakyat yang berdiam di kiri kanan jalan yang dilalui kendaraan Prabu Kresna kelihatan murung dan prihatin, karena betapa pun juga persiapan perang yang mereka saksikan telah memberi petunjuk kepada mereka situasi kenegaraan yang ada.

 

Desah bunyi daun-daun beringin yang bergerak terkena angin seperti tarikan napas manusia saja layaknya yang mengeluh dirundung malang. Seperti seorang pria yang sedih karena cintanya tidak mendapat tanggapan dari kekasihnya.

 

Gapura negri Astina yang mulai kelihatan di kejauhan seperti melambai-lambai saja layaknya, mengelu-elukan kedatangan utusan Pandawa tersebut. Pintu gerbang yang kemudian tampak seperti mempunyai keinginan untuk berdatang sembah. Bergeraknya daun-daunan pohon-pohon bunga cempaka yang semerbak baunya, yang tumbuh di kiri kanan jalan, yang terkena angin seperti tangan-tangan permaisuri Astina Dewi Banowati saja yang melambai-lambai menanyakan kepada Prabu Kresna apakah Raden Arjuna ikut.

 

Suara roda kereta yang dinaiki Sri Kresna dibarengi dengan mengkilatnya hiasan-hiasannya, seakan-akan memberikan jawaban kepada sang permaisuri bahwa kekasihnya ialah sang Arjuna tidak ikut, bahwa ia masih tertinggal di Wirata, bahwa saudara-saudaranya tidak seorang pun ikut.

 

Sebuah cabang pohon yang bergerak kena tiupan angina di tepi jalan seolah-olah berubah menjadi sang dewi yang kecewa, memalingkan muka sambil cemberut, merenungi nasibnya, mengapa Arjuna sendiri tidak ikut datang ke Astina, menuntut sendiri kembalinya begreinya ?

 

Burung-burung beterbangan berbunyi lirih seakan-akan berbisik mengapa ia tidak iukt, ia Arjuna. Begitu juga bunga-bunga yang terkena angina berjatuhan di batu-batu seakan-akan menyesali sang tamu mengapa tidak membawa serta Pandawa.

 

Kelelawar-kelelawar yang bergantungan di dahan-dahan pohon menggerak-gerakkan sayapnya seakan-akan ikut merasa khawatir. Andaikata dapat berbicara mungkin mereka bertanya, “ Mengapa putra-putra Pandudewanata tidak dating sendiri menuntut kembali negrinya ?”

 

Kumbang-kumbang yang terbang ke sana ke mari mencari bunga mengikuti riak air seperti menangis saja layaknya, menyesali mengapa Sri Kresna dating tidak bersama Arjuna. Bahkan lumut kering yang menempel di batu-batu seakan-akan tidak mau ketinggalan menyesali, seperti seorang wanita yang dirundung cinta kepada sang Arjuna yang tidak dating.

 

Terlampau panjang untuk diceritakan, tetapi suasana mencekam dan menyedihkan, semuanya prihatin, baik yang berada di tepi jalan maupun yang berada di tepi rawa-rawa.

 

………

 

 

Untuk keperluan study wayang dan konservasi kepustakaan wayang yang sudah saat ini sudah sulit ditemui, Admin sudah berhasil memindai buku ini menjadi file digital berformat PDF. Bagi Anda yang berminat bisa mengunduh gratis di alamat URL :

http://www.mediafire.com/view/9y8fsqblqd00c66/Barata_Yudha_Sunardi_DM.pdf

 

.

.

Buku BARATA YUDHA oleh Sunardi DM

Buku BARATA YUDHA oleh Sunardi DM

.

 

Buku ‘ WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA ” karya Soetarno dan Sarwanto – 2010 – [pedalangan]


.

Wayang Kulit dan Perkembangannya karya Soetarno dan Sarwanto.

.

Buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

Buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

.

Data buku :

 

Soetarno ( Prof., DR., DEA. ) dan Sarwanto ( Prof., DR., S.Kar., M.Hum. )  ;  WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA “  ;  Surakarta dan Sukoharjo  ;  penerbit ISI Press Solo bekerja sama dengan CV Cendrawasih, Sukoharjo  ;  Juli 2010 = cetakan pertama  ;  ISBN 978-602-8755-18-4  ;  viii + 350 halaman  ;  foto  ;  Bahasa Indonesia.

.

.

Prakata buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

Prakata buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

.

Prakata 2 Wyng Kulit n Perkembang- Soetarno cmprs

.

Prakata 3 Wyng Kulit n Perkembang- Soetarno cmprs

.

Prakata 4 Wyng Kulit n Perkembang- Soetarno cmprs

.

Daftar Isi buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

Daftar Isi buku WAYANG KULIT DAN PERKEMBANGANNYA karya Soetarno dan Sarwanto.

.

Dftr Isi 2 Wyng Kulit n Perkembang- Soetarno cmprs

.

Buku ” WAYANG MALANGAN. ” karya Suyanto – 2002 – [pengetahuan pedalangan]


.

Wayang Malangan Suyanto

.

Buku WAYANG MALANGAN oleh Suyanto

Buku WAYANG MALANGAN oleh Suyanto

.

.

Wayang Malangan merupakan salah satu bagian dari seni pewayangan Jawa Timuran, yang hidup dan berkembang secara lokal. Walaupun Wayang Malangan bersumber dari cerita yang sama seperti pakeliran yang hidup di daerah Yogyakarta dan Surakarta, tetapi kesan penyajiannya sangat berbeda.

 

Wayang Malangan tidak berkesan sebagai kesenian keratin, melainkan sebagai kesenian rakyat yang diwarnai oleh bahasa etnis Jawa Timuran serta dilatarbelakangi oleh budaya pesisiran yang mayoritas terdiri dari masyarakat agraris.

 

Kesenian in tumbuh dan berkembang secara lisan dan tidak memiliki pujangga. Artinya seni pedhalangan tersebut hidup secara turun-temurun tanpa memiliki buku pegangan atau pakem tertulis.

 

Buku Wayang Malangan ini akan mengupas tentang Wayang Malangan dari berbagai aspek, di antaranya adalah latar belakang pertunjukan, para pelakunya, dan pertunjukkannya itu sendiri. Buku diawali dari Wayang Malangan yang merupakan warisan tradisi lisan, pertunjukan Wayang Malangan, aliran Wayang Malangan, dan perkembangannya. Kehadiran buku ini juga memberi suatu dokumentasi tertulis karena selama ini dokumentasi tentang Wayang Malangan belum ada.

.

Wayang Malangan oleh Suyanto

Wayang Malangan oleh Suyanto

.

Sekapur Sirih 2 Wayang Malangan- Suyanto cmprs

.

Sekapur Sirih 3 Wayang Malangan- Suyanto cmprs

.

Sekapur Sirih 4 Wayang Malangan- Suyanto cmprs.

.

Data buku :

 

Suyanto ( S.Kar, M.A, )  ;  “ WAYANG MALANGAN “  ;  Surakarta  ;  penerbit Citra Etnika Surakarta, diterbitkan atas kerja sama dengan Yayasan Adikarya IKAPI dan The Ford Foundation  ;  2002 = cetakan pertama  ;  ISBN 979-3192-01-1  ;  xvii + 350 halaman  ;  foto wayang  ;  Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.

.

Alamat penerbit :

Penerbit Citra Etnika Surakarta,
Jl. Guntur, Gang Guruh IV no.70 B, Surakarta 57126
Tel : 0271 – 666492  ;  Fax : 0271 – 41439
Email : citra_etnika@yahoo.com

.

.

Daftar Isi buku WAYANG MALANGAN karya Suyanto

Daftar Isi buku WAYANG MALANGAN karya Suyanto

.

Dftr Isi 2 Wayang Malangan- Suyanto cmprs

.

Dftr Isi 3 Wayang Malangan- Suyanto cmprs

.

 

Buku ” FALSAFAH KEPEMIMPINAN JAWA. ” – Suwardi Endraswara – 2013 – [falsafah hidup orang Jawa]


.

Data buku :

.

.

buku FALSAFAH KEPEMIMPINAN JAWA karya Suwardi Endraswara.

buku FALSAFAH KEPEMIMPINAN JAWA karya Suwardi Endraswara.

.

Dafyat Isi 1 buku FALSAFAH KEPEMIMPINAN JAWA karya Suwardi Endraswara.

Dafyat Isi 1 buku FALSAFAH KEPEMIMPINAN JAWA karya Suwardi Endraswara.

.

Dftr Isi 2 Flsfh Kpemimpinan Jawa- Suwardi E cmprs

.

Dftr Isi 3 Flsfh Kpemimpinan Jawa- Suwardi E cmprs

.

 

Ebook “ PAKEM RAMAYANA ( Lahiripun Rama – Brubuh Ngalengka ) “ karya Ki Slamet Soetarsa – 1964 – [cerita wayang]


.

Pakem Ramayana Slamet Soetarsa Ki

.

Buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa.

Buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa.

.

.

Data buku :

 

Slamet Soetarsa Ki  ;  “ PAKEM RAMAYANA ( Lahiripun Rama – Brubuh Ngalengka ) “  ;  Sala  ;  penerbit Toko Buku K. S. ( Keluarga Soebarno )  ;  1964 = cetakan keenam (?)  ;  gambar wayang  ;  Bahasa Jawa.

 

 

Kondisi kertas buku yang sudah lama ini adalah sudah menguning, sehingga harus di pindai dengan mode gray scale. Karenanya jumlah kilobyte file konservasi menjadi besar.

 

 

File pertama menyimpan halaman 01 sampai dengan 44 :

http://www.mediafire.com/view/2ztr852bojvpber/Pakem_Ramayana-_Slamet_Soetarsa_01~44.pdf

 

File kedua menyimpan halaman 44 sampai dengan 88 :

http://www.mediafire.com/view/q8qh8pae6o2bi47/Pakem_Ramayana-_Slamet_Soetarso_44~88.pdf

.

.

Daftar Isi buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa

Daftar Isi buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa

.

Halaman 6 buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa

Halaman 6 buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa

.

Halaman 7 buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa, penerbit Keluarga Soebarno Sala.

Halaman 7 buku PAKEM RAMAYANA karya Ki Slamet Soetarsa, penerbit Keluarga Soebarno Sala.

.

 

Buku “ TAFSIR AJARAN SERAT WULANGREH. “ karya Andi Harsono ( STP, MPn. ) – 2010 – [falsafah hidup orang Jawa]


.

Tafsir Wulangreh – Andi Harsono

.

Buku TAFSIRAN AJARAN SERAT WULANGREH karya Andi Harsono.

Buku TAFSIRAN AJARAN SERAT WULANGREH karya Andi Harsono.

.

.

Data buku :

 

Andi Harsono ( STP, MPn. )  ;  “ TAFSIR AJARAN SERAT WULANGREH. “  ;  Yogyakarta  ;  penerbit Pura Pustaka  ;  April 2012 = cetakan keenam ,  Desember 2010 = cetakan pertama  ;  x + 251 halaman  ;  ISBN ?  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

Kata Pengantar :

 

Serat Wulangreh karangan Sri Susuhunan Paku Buwana IV di Surakarta Hadiningrat sampai saat ini sangat popular di lingkungan kebudayaan Jawa. Orang Jawa sangat memperhatikan ajaran-ajaran dalam Serat Wulangreh itu untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketajaman moral dan intelektual diperlukan agar manusia tepat dalam meniti karie hidup.

 

Serat Wulangreh ini berisi tentang Pendidikan Budi Pekerti serta merupakan warisan leluhur yang bernilai tingggi.

 

Pendidikan Budi Pekerti tersebut bermatra multi dimensional yang berbentuk sistem-sistem ajaran yang meliputi latihan mengurangi makan dan tidur. Sistem awal-akhir yang memahami bahwa awal yang buruk akan bermuara pada hasil akhir yang baik, dan sebaliknya awal yang baik justru menghasilkan buah yang buruk. Dengan demikian manusia akan mengalami hidup yang lengkap.

 

Hasil karya Sri Susuhunan Paku Buwana IV dalam bidang kesusasteraan di antaranya : Serat Wulangreh, Serat Wulang Sunu, Serat Wulang Putri, Serat Wulang Tata Krama, Donga Kabulla Mataram, Cipta Waskitha, Panji Sekar, Panji Raras, Panji Dhadhap, Serat Sasana Prabu, dan Serat Polah Muna-Muni.

.

.

Daftar Isi TAFSIR AJARAN SERAT WULANGREH karya Andi Harsono.

Daftar Isi TAFSIR AJARAN SERAT WULANGREH karya Andi Harsono.

.

Dftr Isi 2 Tafsir Wulangreh- Andi Harsono cmprs

.

Dftr Isi 3 Tafsir Wulangreh- Andi Harsono cmprs

.

Dftr Isi 4 Tafsir Wulangreh- Andi Harsono cmprs

.

.

Serat Wulangreh, Sri Susuhunan Paku Buwana IV, pendidikan budi pekerti, Serat Wulangreh, Serat Wulang Sunu, Serat Wulang Putri, Serat Wulang Tata Krama, Donga Kabulla Mataram, Cipta Waskitha, Panji Sekar, Panji Raras, Panji Dhadhap, Serat Sasana Prabu, Serat Polah Muna-Muni.

Buku “ TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA. “ karya Adityo Jatmiko ( DR., MA. ) – 2005 – [falsafah hidup orang Jawa]


Tafsir Wedhatama – Adityo Jatmiko.

.

Buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

Buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

.

 

Data buku :

 

Adityo Jatmiko ( DR., MA. )  ;  “ TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA. “  ;  Yogyakarta  ;  penerbit Pura Pustaka  ;  Juni 2005 = cetakan pertama  ;  x + 277 halaman  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

Kata Pengantar :

 

Serat Wedhatama merupakan salah satu Kitab Jawa Kuno yang sangat popular di kalangan masyarakat Jawa. Hampir semua budayawan dan seniman Jawa Tengah pernah mengutip syair-syair Serat Wedhatama. Tak mengeherankan bila ajaran yang dikandung dalam susastra agung karya Sri Mangkunegara IV ini menyebar ke berbagai pelosok sebagai bahan refleksi dan pedoman hidup.

 

Dalam Serat Wedhatama terdapat piwulang dan piweling luhur yang berisi tentang konsep keTuhanan, kemasyarakatan dan kemanusiaan. Konsep keTuhanan dirumuskan dengan istilah agama ageming aji. Adapun pelaksanaannya melalui empat tahap yaitu Sembah Raga, Sembah Cipta, Sembah Jiwa dan Sembah Rasa. Konsep kemasyarakatan diungkapkan dengan istilah amemangun karyenak tyasing sasama. Sedangkan nilai kemanusiaan bertujuan untuk mencapai derajat jalma sulaksana yang berbudi luhur.

 

Buku ini memberi tafsir atas ajaran Serat Wedhatama yang dikaitkan dengan nilai-nilai keagamaan. Tafsir objektif terhadap serat ini menghasilkan pemahaman yang integral dan komprehensif tentang hubungan antara ajaran agama dan sosial budaya yang selaras. Sebuah buku yang bermutu tinggi untuk menambah wawasan rohani.

.

.

Daftar Isi 1 buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

Daftar Isi 1 buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

.

Dftr Isi 2 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

Dftr Isis 3 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

Dftr Isi 4 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

.

Serat Wedhatama, Sri Mangkunegara IV, piwulang, piweling luhur, agama ageing aji, sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, sembah rasa, amemangun karyenak tyasing sasama, jalma sulaksana .

Ebook “ MAHABHARATA KAWEDAR. No 11 Taoen III, November 1938. “ karya R.M. Soetarta Hardjawahana -1938 – [cerita wayang]


.

Buku terbitan berkala MAHABHARATA KAWEDAR no. 11 Nopember 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

Buku terbitan berkala MAHABHARATA KAWEDAR no. 11 Nopember 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

.

.

Buku ini merupakan terbitan serial berkala setiap bulan satu terbitan. Data buku ini :

 

Soetarta Hardjawahana R.M.  ;  “ MAHABHARATA KAWEDAR. No 11 Taoen III, November 1938. “  ;  Timoeran – Solo  ;  diterbitkan oleh R.M. Soetarta Hardjawahana  ;  1938  ;  halaman 301 s/d 300  ;  Bahasa Jawa.

 

.

Untuk keperluan pembelajaran wayang dan konservasi kepustakaan wayang. Buku ini sudah dikonservasi menjadi file digital ber format PDF. Anda bisa mengunduh gratis di alamat URL :

http://www.mediafire.com/view/2zd1v9c2dfng3uf/Mahabharata_Kawedar_no_11_Nov_1938-_Soetarta_H.pdf

 

 

Ada uraian berjudul :

Papan patilasan utawi panggenan ingkang pinundi-pundi sarta kaanggep sukci saha nugrahani.

Daya pangaribawanipun papan patilasan utawi papan kang kanggep sukci.

.

.

Halaman 327 MAHABHARATA KAWEDAR no. 11 Nopember 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

Halaman 327 MAHABHARATA KAWEDAR no. 11 Nopember 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

.

Hlm 328 Mahabarata Kawedar no 11 Nov 1938 cmprs

.

Hlm 329 Mahabarata Kawedar no 11 Nov 1938 cmprs

.

Hlm 330 Mahabarata Kawedar no 11 Nov 1938 cmprs

.

 

Ebook “ MAHABHARATA KAWEDAR. No 10 Taoen III, October 1938. “ karya R.M. Soetarta Hardjawahana -1938 – [cerita wayang]


.

Buku ini merupakan terbitan serial berkala setiap bulan satu terbitan. Data buku ini :

 

Soetarta Hardjawahana R.M.  ;  “ MAHABHARATA KAWEDAR. No 10 Taoen III, October 1938. “  ;  Timoeran – Solo  ;  diterbitkan oleh R.M. Soetarta Hardjawahana  ;  1938  ;  halaman 271 s/d 300  ;  Bahasa Jawa.

.

Untuk keperluan pembelajaran wayang dan konservasi kepustakaan wayang. Buku ini sudah dikonservasi menjadi file digital ber format PDF. Anda bisa mengunduh gratis di alamat URL :

http://www.mediafire.com/view/lrkee7jyk76yc6o/Mahabharata_Kawedar_no_10_Oct_1938-_Soetarta_H.pdf

.

.

Buku terbitan bulanan MAHABHARATA KAWEDAR no 10 October 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

Buku terbitan bulanan MAHABHARATA KAWEDAR no 10 October 1938 karya RM Soetarta Hardjawahana

.

Hlm 287 Mahabharata Kawedar no 10 Oct 1938 cmprs

.

Hlm 288 Mahabharata Kawedar no 10 Oct 1938 cmprs

.

Hlm 289 Mahabharata Kawedar no 10 Oct 1938 cmprs

.

 

Buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “ oleh Marwanto – 1993 – [pengetahuan pedalangan] [filsafat wayang]


.

Pakeliran wayang purwa dikenal sebagai tontonan, tatanan dan tuntunan. Pakeliran tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyebarkan pengetahuan tentang tatanan dan tuntunan dalam hidup bermasyarakat. Disela-sela pakeliran dalang menyisipkan hal-hal tersebut.

 

Berbagai cara penyampaiannya, disesuaikan dengan lakon pakeliran tersebut. Ada yang berbentuk wejangan ( “nasehat luhur” ), wewarah ( “ajaran pedoman” ), piwulang kaprajan ( “ajaran tata laksana kenegaraan / kepemimpinan” ) dari seorang begawan kepada kesatria atau dari seseorang yang lebih tua kepada yang lebih muda. Ada yang berbentuk bantah kawruh ( “debat ilmu” ) , yang kadang berbentuk cangkriman ( “teka teki” ). Bantah kawruh biasa terjadi jika seorang Begawan menguji muridnya atau Dewa (yang menyamar) menguji tingkatan ilmu seorang kesatria atau debat yang dipakai untuk mematahkan kepongahan seorang kesatria asing yang merasa tahu segalanya.

 

Di bawah ini adalah salah satu buku yang menghimpun hal-hal semacam di atas. Admin hanya mempunyai yang jilid 3.

.

Buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

Buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “  oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

.

Data buku :

 

Marwanto ; “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 3. “ ; Sukoharjo, Surakarta ; penerbit CV Cendrawasih ; tahun ? = edisi revisi [ cetakan pertama diperkirakan sekitar 1993 ] ; 130 halaman ; gambar wayang ; Bahasa Jawa.

.

Contoh isi buku :

.

.

Sama Beda Dana Dendha

Sama Beda Dana Dendha

.

Sama Beda Dana Dendha

Sama Beda Dana Dendha

.

.

Kita patut berterima kasih kepada bapak Marwanto yang sudah dengan tekun merangkum hal-hal tersebut dari bermacam kepustakaan dan bermacam sumber lain.

.

Dari buku “ Kepustakaan Wayang Purwa (Jawa). Penelusuran Terbitan Indonesia Antara tahun 1949 ~ 1995. “ diperoleh data mengenai Daftar Isi buku yang jilid 1 dan jilid 2 tersebut :

.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 1. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 1. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

.

Hlm X 153 Kepustakaan Wayang Purwa cmprs

.

 

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 2. “  oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. Jilid 2. “ oleh Marwanto, penerbit CV Cendrawasih.

.

Hlm X 155 Kepustakaan Wayang Purwa cmprs

.

.

Dan tercatat juga bahwa bapak Marwanto pada tahun 1977 sudah pernah menerbitkan buku semacam ini dengan bentuk stencilan tanpa nama penerbit. Di bawah ini Daftar Isi yang terbitan 1977 , sumber info dari ” Kepustakaan Wayang Purwa (Jawa). Penelusuran Terbitan Indonesia Tahun 1949 ~ 1995. ” :

.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. “ Terbitan 1977 oleh Marwanto.

Daftar Isi buku “ WEJANGAN, WEWARAH, BANTAH, CANGKRIMAN, PIWULANG KAPRAJAN. “ Terbitan 1977 oleh Marwanto.

.

Hlm X 147 Kepustakaan Wayang Purwa cmprs

.

Hlm X 148 Kepustakaan Wayang Purwa cmprs

.

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers