Archive for the ‘Cerita Wayang’ Category

Ebook ” Serat Pedhalangan Ringgit Purwa jilid VII ” – Mangkunagara VII KGPAA – 1932, 1978 – [cerita wayang]


.

Ebook cerita wayang SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA dialihaksarakan dan ditambahi ringkasan oleg Mulyono Sastronaryatmo R , terbitan Proyek Penerbitan Sastra Indonesia dan Daerah tahun 1978. Buku asli terbit tahun 1932.

Ebook cerita wayang SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA dialihaksarakan dan ditambahi ringkasan oleg Mulyono Sastronaryatmo R , terbitan Proyek Penerbitan Sastra Indonesia dan Daerah tahun 1978. Buku asli terbit tahun 1932.

.

Halaman 54 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

Halaman 54 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

.

Halaman 55 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

Halaman 55 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

.

Data buku :

 

Mangkunagara VII KGPAA [ dialihaksarakan dan diringkas dalam Bahasa Indonesia oleh Mulyono Sastronaryatmo R ]  ;  “ SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII “  ;  Jakarta  ;  Proyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI  ;  1978  ;  64 halaman  ;  gambar wayang  ;  Bahasa Jawa [ sesuai buku aslinya ] dan Bahasa Indonesia [ ringkasan ceritanya ]  ;  nomor penerbitan Balai Pustaka no.443 f.

 

Buku jilid VII ini memuat cerita wayang :

  1. Aryo Prabu Rabi.
  2. Ugrasena Rabi.
  3. Bambang Sucitra Rabi.
  4. Pandu Papa.
  5. Palgunadi.
  6. Pandawa Apus.

.

Buku jilid VII yang dikonservasi ini adalah terbitan kembali setelah dialihaksarakan dan di bagian depan ditambahkan ringkasan cerita dalam Bahasa Indonesia.

 

Hasil konservasi dalam bentuk file digital format PDF bisa Anda unduh gratis di URL :
http://www.4shared.com/office/dtA6Fej_ce/Srt_Pedhalangan_RP_VII-_Mangku.html

 

.

Halaman 60 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

Halaman 60 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

.

Halaman 61 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

Halaman 61 SERAT PEDHALANGAN RINGGIT PURWA jilid VII karya Mangkunagara VII KGPAA

.

 

Gambar-gambar wayang kulit purwa di buku jilid VII juga di konservasi dengan resolusi tinggi. Anda dapat mengetahui URL resolusi tinggi dimana Anda dapat mengunduhnya gratis.

 

 

Buku asli / terbitan pertama beraksara Jawa sebanyak 37 jilid diterbitkan Bale Poestaka, Batavia pada tahun 1932. Tidak diketahui apakah Balai Pustaka, Jakarta saat ini masih menyimpan buku aslinya tersebut.

 

Admin berhasil mendapatkan satu jilid ( XXVII ) buku asli di bursa buku di Shopping Center Yogyakarta pada bulan April 2014 , dan secara kebetulan mendapatkan ( di bursa buku bekas di basement Blok M Plaza Jakarta pada April 2014 juga ) jilid yang sama ( XXVII ) terbitan Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah. Kedua buku tersebut juga akan dikonservasi selanjutnya. Ikuti postingan Admin bulan-bulan mendatang.

 

Di blog pertama wayangpustaka , Anda juga bisa mengunduh hasil konservasi terbitan kembali Serat Pedhalangan Ringgit Purwa yang Jilid XXIV dan Jilid XXVI.

Ebook ” BRATAJUDA VI. Karna Tanding (Pedjahipun Adipati Karna) ” gubahan Katidjo Wiropramudjo UJ dan Kamadjaja – 1959 – [ebook cerita wayang]


.

Buku di bawah ini merupakan buku jilid ke enam dari buku seri Barata Yudha gubahan Katidjo Wiropramudjo dan Kamadjaja ( nama lain dari budayawan Yogyakarta Karkono Partokusumo ). Cara menceritakannya adegan per adegan seperti cara dalang menceritakan di pakeliran.

 

Data buku jilid ke enam ini :

[ Katjariosaken dening : ] Katidjo Wiropramudjo UJ lan Kamadjaja  ; “ Lampahan BRATAJUDA – VI. Karna Tanding ( Pedjahipun Adipati Karna ) “ ;  Yogyakarta  ;  penerbit Pusaka  ;  1959  ;  181 halaman  ;  foto adegan wayang di pakeliran  ;  Bahasa Jawa.

 

File digital format PDF sebagai hasil konservasi buku jilid ke enam bisa Anda unduh gratis di alamat URL :
http://www.4shared.com/office/evrcLThrba/Bratajuda_VI-_Katidjo_dan_Kama.html

.

Buku / ebook BRATAJUDA VI. Karna Tanding ( Pedjahipun Adipati Karna ) gubahan Katidjo Wiropramudjo UJ dan Kamadjaja (Karkono Partokusumo)

Buku / ebook BRATAJUDA VI. Karna Tanding ( Pedjahipun Adipati Karna ) gubahan Katidjo Wiropramudjo UJ dan Kamadjaja (Karkono Partokusumo)

.

.

 

Buku jilid ke enam ini akan dilanjutkan dengan buku jilid ke tujuh berjudul “ RUBUHAN – Pedjahipun Prabu Salja, Patih Sangkuni lan Prabu Suyudana “.  Sayang Admin belum berhasil mendapatkan buku jilid ke tujuh untuk di konservasi.

 

 

 

Admin mempunyai seri buku ini yang jilid ke dua berjudul “ BRATAJUDA II – Tawur ( Bisma Mukswa ) , informasinya dan alamat file unduhan konservasi bisa Anda lihat di :
http://wayangpustaka.wordpress.com/2010/06/22/ebook-wayang-bratajuda-ii-tawur-karya-u-j-katidjo-wiropramudjo-dan-kamadjaja-1958/

 

 

 

Sudah banyak hasil konservasi buku lawas tentang cerita Barata Yudha , Anda bisa membacanya di :
http://wayangpustaka02.wordpress.com/2014/04/27/koleksi-ebook-bharata-yuddha-versi-jawa/
dan dari sana Anda bisa memilih klik-klik yang lain untuk diantarkan ke semua koleksi hasil konservasi.

.

Ebook ” MAHABHARATA KAWEDAR No.03 Maret 1939 ” oleh RM Soetarta Hardjawahana – 1939 – [ebook cerita wayang]


.

Ebook MAHABHARATA KAWEDAR no.03 Maret 1939 oleh RM Soetarta Hardjawahana,

Ebook MAHABHARATA KAWEDAR no.03 Maret 1939 oleh RM Soetarta Hardjawahana,

.

 

Buku ini merupakan terbitan serial berkala setiap bulan satu terbitan. Data buku ini :

 

Soetarta Hardjawahana R.M. ; “ MAHABHARATA KAWEDAR. No 03 Taoen IV, Maret 1939. “ ; Timoeran – Solo ; diterbitkan oleh R.M. Soetarta Hardjawahana ; 1938 ; halaman 61 s/d 90 ; Bahasa Jawa.

 

.

Untuk keperluan pembelajaran wayang dan konservasi kepustakaan wayang. Buku ini sudah dikonservasi menjadi file digital ber format PDF. Anda bisa mengunduh gratis di alamat URL :

http://www.mediafire.com/view/byroe4uv9g244sy/Mahabharata_Kawedar_No._3_Mar_1939-_Soetarta_H.pdf

 

 

Ada uraian berjudul :
Bab Kemeren oetawi raos meri.

.

.

Hlm 80 Mahabharata Kawedar no 3 Mar 1939- Soetarta H cmprs

.

Halaman 81 MAHABHARATA KAWEDAR no.03 Maret 1939. Bab kemeren oetawi raos meri.

Halaman 81 MAHABHARATA KAWEDAR no.03 Maret 1939. Bab kemeren oetawi raos meri.

.

Hlm 82 Mahabharata Kawedar no 3 Mar 1939- Soetarta H cmprs

.

Hlm 83 Mahabharata Kawedar no 3 Mar 1939- Soetarta H cmprs

.

 

Buku CARITA BARATAYUDA – Purwadi – [buku cerita wayang]


.

Buku CARITA BARATAYUDA oleh Purwadi terbitan CV Cendrawasih, Sukoharjo, Surakarta.

.

buku CARITA BARATAYUDA oleh Purwadi terbitan CV Cendrawasih, Sukoharjo, Surakarta.

buku CARITA BARATAYUDA oleh Purwadi terbitan CV Cendrawasih, Sukoharjo, Surakarta.

.

Koleksi ebook BHARATA YUDDHA versi Jawa – [cerita wayang]


Barata Yuddha

 

Tanggal 23 April adalah Hari Buku Internasional. Kebetulan sekali dengan semangat tulisan ini. Semangat untuk merangsang hasrat membaca.

Setelah selesai membaca tulisan saya ini , mudah-mudahan Anda sepakat berkata : “ Sekarang tidak sulit mendapat bahan bacaan cerita Barata Yudha versi Jawa , dan saya akan mulai membacanya. “

 

 

A.

BHARATA YUDDHA versi Jawa.

 

Bharata Yuddha, inilah ejaan Barata Yudha dalam huruf Latin yang dipakai R Ng Poerbatjaraka dan R M Soetjipto Wirjosuparto dan merujuk ke Kakawin Bharata Yuddha gubahan Empu Sedah dan Empu Panuluh yang ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno. Seorang penulis dari Yogyakarta bernama Ki Siswoharsojo juga memakai ejaan seperti itu.

 

Cerita Barata Yudha sebagai puncak cerita Mahabarata sangat diminati penikmat wayang purwa Jawa sehingga banyak buku cerita wayang ditulis khusus hanya bagian Barata Yudha nya. Hasil penulusuran saya atas kepustakaan wayang purwa (Jawa) terbitan Indonesia, pada waktu itu penelusuran berakhir tahun 1995 dan hasilnya diterbitkan tahun 1997, khusus mengenai buku Barata Yudha bisa dilihat dengan klik bagian yang disorot. (*) Hampir sembilan belas tahun kemudian, daftar buku Barata Yudha tersebut bertambah, baik yang terbitan setelah tahun 1995 maupun terbitan sebelum tahun 1995 yang belum “tertangkap” pada penelusuran yang lalu itu.

 

(*)   Hasil keseluruhan penelusuran kepustakaan ( semua katagori isi kepustakaan ) bisa dibaca dengan klik bagian yang disorot.

 

Sejak Mei 2009 , saya mulai kegiatan konservasi kepustakaan lawas tentang wayang , dikonservasi menjadi bentuk digital format PDF , dan ditempatkan di server file sharing agar bisa diunduh gratis peminat, siapapun asal dia bisa masuk ke internet.

 

Sekarang kegiatan itu sudah berjalan lima tahun. Untuk hasil konservasi kepustakaan lawas Barata Yudha – menurut saya – sudah sangat lengkap dan beragam. Sudah sangat bisa memenuhi / menjawab keingintahuan peminat cerita Barata Yudha versi Jawa. Pengertian “Peminat” dalam konteks tulisan saya ini adalah peminat dari kalangan umum – bukan akademisi – yang bertempat tinggal jauh dari lokasi perpustakaan “tercetak” akademik atau  yang tidak mempunyai fasilitas untuk menyentuh perpustakaan “tercetak” akademik.

 

Anda, peminat dari kalangan umum, sekarang tanpa halangan bisa mendapat bahan bacaan berbagai kepustakaan Barata Yudha terbitan tahun 1933 sampai dengan 2000 an melalui “perpustakaan digital di dunia maya” lantaran blog wayangpustaka di server wordpress. Beragam ; ada yang diuraikan terinci, ada yang berisi cerita ringkasnya ; ada yang berbahasa Indonesia, Jawa, Belanda.  … Semangat !

 

Koleksi konservasi terpenting adalah kepustakaan tulisan Soetjipto Wirjosuparto (dalam Bahasa Indonesia). Memuat Kakawin asli dalam Bahasa Jawa Kuno dipindahaksara ke huruf Latin, kemudian terjemahannya (tetap dalam bentuk Kakawin) dalam Bahasa Indonesia, sejarah kepustakaan Kakawin Bharata Yuddha sampai saat Soetjipto menulis, uraian gelar pasukan perang diajang pertempuran Bharata Yuddha.

 

Sebelumnya Poerbatjaraka dan Hooykas menulis tentang Kakawin Bharata Yuddha dengan skema kepustakaan yang kurang lebih sama dengan kepustakaan Soetjipto , yaitu Kakawin asli diikuti dengan terjemahannya , tetapi dalam kepustakaan ini terjemahannya dalam Bahasa Belanda.

 

 

B.

Koleksi Konservasi Kepustakaan Barata Yudha.

( atau Koleksi Kepustakaan Digital Barata Yudha ).

 

Di bawah ini diuraikan tentang berbagai koleksi konservasi kepustakaan ( atau kepustakaan digital ) Barata Yudha yang saat ini sudah ada. Uraiannya mengikuti urutan tahun terbitnya kepustakaan.

 

 

 

Sekitar tahun 1933 terbitlah kepustakaan tulisan Poerbatjaraka dan Hooykas berbahasa Belanda diterbitkan oleh G. Kolff & Co, Jakarta. [ Catatan : belum semua bagian kepustakaan ini berhasil dikonservasi. ]

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

(vertaald door) Poerbatjaraka R. Ng. , Hooykas C Dr. ; “ Mpu Sedah en Mpu Panuluh – BHARATA YUDDHA “ ; (Gedrukt bij) G. Kolff & Co ; Batavia ; sekitar 1933 [ tidak ada ciri tahun di buku tetapi dari tanggal ditulisnya kata pengantar adalah 1931 ~ 1933 ] ; 87 halaman ; foto lukisan Bali adegan wayang versi Bali ; foto adegan wayang kulit purwa Jawa dengan wayang kulit dari Pakoe Alam VII ; bahasa Belanda.

 

 

 

Saya tidak tahu persis kapan pemerintah kolonial Belanda mendirikan Bale Poestaka – suatu badan penerbitan yang menerbitkan kepustakaan kebudayaan Nusantara termasuk kepustakaan wayang. Setelah kemerdekaan badan ini bernama Balai Pustaka (memakai Ejaan Yang Disempurnakan). Sepanjang yang saya tahu sudah ada kepustakaan wayang purwa yang diterbitkan Bale Poestaka di tahun 1918 an.

 

Buku Barata Yudha terbitan Bale Poestaka yang saya temui adalah terbitan tahun 1937 tulisan R Ng Kartapradja berupa “ gancaran “ / cerita mengalir. Di dalam buku ini ada beberapa gambar wayang kulit purwa Jawa karya penggambar legendaris Kasidi, Darmo Tjarito, R Soelardi. Yang “ membanggakan “ bahwa mutu cetakan huruf dan gambar oleh Bale Poestaka di tahun 1937 sangat baik , tajam dan garis di gambar tidak “ mbleber “. Dengan demikian saya dapat meng konservasi juga gambar wayang kulit purwa Jawa tersebut dengan resolusi tinggi.

 

 

Data “ ebook “ / PDF konservasi :

R Ng Kartapradja ; “ Bratajoeda. “ ; Batavia C ; Bale Poestaka ; 1937 ; halaman ; huruf Latin; bahasa Jawa; gambar wayang purwa.

 

Setelah kemerdekaan penerbit Balai Pustaka menerbitkan satu buku Barata Yudha tulisan Karel Fredrik Winter – seorang juru / ahli Bahasa Jawa ( di Surakarta) berkebangsaan Belanda. Penerbit Balai Pustaka kelihatannya tidak pernah menerbitkan ulang buku ini, sampai tahun 1980 satu proyek di Departemen Pendidik dan Kebudayaan RI menerbitkannya kembali.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Karel Fredrik Winter ; Serat Bratayuda ; Jakarta ; Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah (PPBSID) ; 1980 ; 243 halaman ; huruf Latin ; bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.

 

 

 

Di kota Yogyakarta di tahun 1950 an ~ 1960 an, seorang penggiat kepustakaan wayang bernama Ki Siswoharsojo banyak menulis buku pedalangan jangkep wayang purwa ( gagrag Surakarta ) dan juga menulis buku Mahabarata lengkap sampai dengan perang Barata Yudha. Anehnya buku Mahabarata tadi oleh beliau diberi judul Serat Bharata Yuddha jilid 1 sampai dengan 3. Cerita perang Barata Yudha berada di jilid 2 dan 3. Di samping sebagai penulis buku wayang, Ki Siswoharsojo bertindak sebagai penerbit nya juga.

 

Data “ebook” / PDF konservasi jilid 3 :

Siswoharsojo, Ki ;  “ BHARATA YUDDHA 3 “ ;  Ngajogyakarta / Yogyakarta  ;  Babaranipun / diterbitkan oleh : Ki Siswoharsojo, Gondolaju Kulon Dj. VI / 151  ;  1963 = cetakan ke 2 , tahun ? = cetakan pertama  ;  160 halaman  ;  gambar wayang kulit purwa Jawa  ;  bahasa Jawa.

 

 

 

Sepanjang tahun 1958 ada seri pakeliran Barata Yudha di kota Yogyakarta, satu lakon per bulan.

Buku di bawah ini diterbitkan berkaitan dengan seri pakeliran wayang kulit purwa Baratayuda gagrag Mataraman di Yogyakarta yang dilaksanakan oleh koran Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta bekerja sana dengan majalah Mekar Sari, Radio Republik Indonesia Yogyakarta dan beberapa pihak lain. Seri pakeliran tersebut diselenggarakan di Yogyakarta sepanjang tahun 1958, satu bulan satu lakon. Seri buku ini juga diterbitkan per bulan satu judul sesuai babak lakon pakeliran tersebut. Kelihatannya sebagai pengantar atau synopsis pendek dari pakeliran yang akan diadakan. Buku pertama berjudul Kalabendana Lena. Dan tautan untuk sebelas jilid lainnya berada di posting an di bawah ini.

 

Nama buku : “ Babak Ke 1. Kalabendana Lena “.
Nama penyusun : Bagian Penerangan Panitia Baratajuda 1958.
Nama penerbit : Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta, 1958. = cetakan ke 2.
Berbahasa Indonesia, 18 halaman.

 

Di tahun berikutnya, 1959, penerbit Kedaulatan Rakyat Yogyakarta menerbitkan satu buku berbahasa Jawa berisi cerita Barata Yudha berdasarkan pakeliran sepanjang tahun 1958 yang diuraikan di atas. Bentuk ceritanya seperti bentuk isi buku pedalangan jangkep. Dibagi 12 lakon, yang masing-masing diceritakan adegan per adegan seperti adegan di pakeliran.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

( Kahimpun dening ) Radyomardowo MB, Soeparman, Soetomo  ;  “ SERAT BARATAJUDA  “  ;  Jogjakarta  ;  kawedalaken saha dipun tjap dening NV BP Kedaulatan Rakjat  ;  1959  ;  Bahasa Jawa.

 

‘Ebook’ ini merupakan catatan tertulis pagelaran 12 lakon wayang purwa terdiri dari dua lakon sebelum Baratayuda ditambah delapan lakon Baratayuda ditambah dua lakon sesudah Baratayuda, yang di pagelarkan oleh dalang Tjermakarsana di Sasana Hinggil ‘ Dwi Abad ‘ Keraton Yogyakarta pada tahun 1958. Pagelaran satu lakon per bulan, sehingga genap 12 lakon dalam satu tahun 1958.

 

[ Catatan mengenai pakeliran Barata Yudha sepanjang tahun lainnya :

 

Tahun 2014 ini di Sasana Hinggil “ Dwi Abad “ Keraton Yogyakarta kembali diadakan pakeliran lakon-lakon Barata Yudha sepanjang tahun dengan satu lakon per bulannya.

 

Tahun 1993 di Bentara Budaya Jakarta, dan tahun 1987 [ apakah juga di Bentara Budaya Jakarta ? ].

Tahun 1993 Ki Tristuti Rahmadi Suryasaputra menyusun naskah pakeliran serial Bharatayuda untuk Ki Manteb Soedharsono. Pakeliran satu tahun [ satu bulan satu episode ] di Bentara Budaya Jakarta atas prakarsa Yayasan Rara Wilis dan Harian Suara Karya. Kegiatan acara ini seperti yang sudah dilaksanakan tahun 1987. Sembilan lakon serial Bharatayuda susunan Tristuti : Bisma Gugur, Ranjapan (Abimanyu Gugur), Suluhan (Gathutkaca Gugur), Tigas/Timpalan (Burisrawa Lena), Jambakan (Dursasana Lena, Druna Gugur), Salya Gugur, Brubuh (Sangkuni, Duryudana Gugur), Aswatama Nglandhak, dan Parikesit Jumeneng Nata. ]

 

 

 

Tahun 1958 seorang penggiat kebudayaan Jawa di Yogyakarta, Karkono Kamajaya bersama U J Katidjo menulis serial buku Barata Yudha, dan diterbitkan oleh penerbit UP Indonesia yang dimiliki Karkono Kamajaya. Ada delapan judul buku, dimulai dari Seta Gugur sampai dengan Lahirnya Parikesit. Saya hanya punya buku nya jilid II. Kebetulan bulan ini mendapatkan satu jilid lagi yaitu jilid VI di bursa buku bekas Shopping Center Yogyakarta.

 

Data “ ebook “ / PDF konservasi  :

U. J. Katidjo Wiropramudjo dan Kamadjaja ; ” Bratajuda II – Tawur (Bisma Mukswa) “ ; Yogyakarta ; Pusaka ; 1958 ; 99 halaman ; aksara Latin ; bahasa Jawa ; satu gambar wayang Srikandi.

 

 

 

Tahun 1961 dari Surabaya ( Jawa Timur ) terbit juga satu buku cerita Barata Yudha. Satu buku cerita ringkas dalam Bahasa Jawa. Tidak ada data / info lebih banyak mengenai penerbitan buku ini.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Soerohamidjojo ;  “ BRATAJUDA DJAJABINANGUN.  Lelakon perange darah Barata, jaiku Pandawa lumawan Kurawa ana ing Tegal Kurusetra, – kaandarake kanthi reringkesan, nanging padet paseg, sadjilid tamat. “ ;  Surabaya  ;  Panjebar Semangat  ;  Mei 1961  ;  52 halaman  ;  bahasa Jawa  ;  cetak stencil.

 

 

 

Tahun 1968 terbit buku tulisan Soetjipto Wirjosuparto seorang pengajar Ilmu Purbakala dan Sejarah Kebudayaan di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Bagi peminat cerita Bharata Yuddha versi Jawa, buku ini sangat bermanfaat. Berisi : Kakawin Bharata Yuddha gubahan Empu Sedah dan Empu Panuluh, dalam bahasa aslinya tetapi sudah digantiaksara aksara Latin, terjemahan Kakawin dalam bahasa Indonesia dengan bentuk seperti aslinya, uraian sejarah Kakawin Bharata Yuddha, uraian gelar pasukan perang di Bharata Yuddha.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Sutjipto Wirjosuparto  (Prof. Dr. R.M.)  ;  “ Kakawin Bharata Yuddha “  ;  Jakarta  ;  Bhratara  ;  1968 = cetakan pertama  ;  395 halaman  ;  Bahasa Indonesia , Bahasa Jawa Kuna  ;  foto  ;  gambar.

 

 

 

Tahun 1970 an ~ 1980 an.

Siman Padmosoekotjo, seorang guru Bahasa Jawa di Purworejo ( Jawa Tengah ) yang juga menguasai Bahasa Kawi / Jawa Kuno menuliskan cerita Mahabarata versi Jawa dan diterbitkan menjadi tujuh jilid, yang terbit antara tahun 1970 an ~ 1980 an. Acuan kepustakaan beliau adalah parwa Mahabarata, juga kepustakaan gubahan pujangga Jawa “baru” Yasadipura, Sindusastra. Tulisan beliau mengenai jalan cerita perang Barata Yudha berada pada buku jilid 7 secara penuh.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

S Padmosoekotjo ; “ Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita . Jilid 7 “ ; Surabaya ; CV Citra Jaya Murti ; 1992 = cetakan ke 3 ; 196 halaman ; aksara Latin ; bahasa Jawa ; diagram silsilah wayang, gambar gelar prajurit perang, gambar adegan wayang. [ ada catatan di dalam buku : 1986 = cetakan pertama, 1987 = cetakan kedua, 1992 = cetakan ketiga ]

 

 

 

Setelah terakhir kali menerbitkan buku Barata Yudha pada tahun 1945 , Balai Pustaka menerbitkan buku Barata Yudha tulisan Sunardi DM seorang pecinta wayang yang menjadi wartawan di harian Berita Yudha. Sebelumnya beliau banyak menulis cerita wayang di harian tersebut dan mingguan Buana Minggu. Rujukan kepustakaan lawas yang dipakai beliau adalah kepustakaan Kakawin Bharata Yuddha dan karya KGPAA Mangkunagara VII.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Sunardi DM  ;  “ Barata Yudha “  ;  Jakarta  ;  Balai Pustaka  ;  1995 = cetakan kelima , 1993 = cetakan keempat , 1991 = cetakan ketiga , 1986 = cetakan kedua , 1978 = cetakan pertama  ;  BP no.2777  ;  135 halaman  ;  gambar wayang  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

 

Setelah tahun 1978, penerbit Balai Pustaka menerbitkan satu lagi buku Barata Yudha yang ditulis oleh Karsono H Saputra seorang pengajar di Fakultas Sastra Jawa Universitas Indonesia. Sepengetahuan saya buku ini baru diterbitkan sekali (tahun 1991) dan belum pernah diterbitkan kembali.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Karsono H Saputra  ;  “ Genderang Perang di Padang Kurusetra. “; Jakarta ;  Balai Pustaka ; 1991 = cetakan pertama, Bahasa Indonesia.

 

 

 

Di tahun 2005 suatu kegiatan pewayangan yang patut kita beri / haturkan terima kasih adalah penulisan Pakem Pakeliran Barata Yudha Gagrag Mataraman versi Ki Timbul Hadiprayitno. Penulisan dilakukan oleh team pengajar Institut Seni Indonesia di Yogyakarta, dan penerbitannya atas kerja sama dengan Pemerintah Daerah Bantul serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bantul. Salah seorang pengajar yang ikut menyusun buku ini adalah Kasidi Hadiprayitno (Prof.). Beliau adalah salah seorang putra dari Ki Timbul Hadiprayitno.

 

Data “ebook” / PDF konservasi :

Kasidi Hadiprayitno, Udreka, Sigit Tri Purnomo, Margoyono. ; Pakem Balungan Ringgit Purwa Serial Bharatayudha Gaya Jogjakarta Versi Ki Timbul Hadiprayitno Cermo Manggolo.”  ;  Yogyakarta  ;   Pemerintah Daerah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta  ;  2005  ;  120 halaman  ;  bahasa Jawa.

 

 

C.

Terbitan Lain.

 

Buku terbitan baru tentang Barata Yudha :
Buku-buku terbitan baru ini masih bisa dibeli di toko buku.

2009  ;  Gamal Kamandoko ; ” Bharatayudha – Banjir Darah di Tegal Kurusetra “; Yogyakarta ; Penerbit Narasi ; 2009 = cetakan ke 1 ; ISBN 9791681511, 9789791681513 ; 308 halaman ; gambar wayang kulit ; bahasa Indonesia.

Tahun ?  ;  Wawan Susetya  ;  “ Bharata Yudha. “

2011  ;  Pitoyo Amrih  ;  “ Memburu Kurawa. Risalah Kematian di Padang Kurusetra! “

2012  ;  R. Toto Sugiharto  ;  ” GENDERANG BARATAYUDHA. Tumpahnya Air Mata dan Darah para Kesatria Sejati. “

 

 

Salam,

Budi Adi Soewirjo, Tangerang Selatan, 26 April 2014.

Ebook ” KAKAWIN BHARATA YUDDHA ” tulisan Soetjipto Wirjosuparto – 1968 – [cerita wayang]


Kakawin Bharata Yuddha ditulis oleh Sutjipto Wirjosuparto

.

Konservasi buku KAKAWIN BHARATA YUDDHA tulisan Soetjipto Wirjosuparto.

Konservasi buku KAKAWIN BHARATA YUDDHA tulisan Soetjipto Wirjosuparto.

.

.

Data buku :

 

Sutjipto Wirjosuparto  (Prof. Dr. R.M.)  ;  “ Kakawin Bharata Yuddha “  ;  Jakarta  ;  Bhratara  ;  1968 = cetakan pertama  ;  395 halaman  ;  Bahasa Indonesia , Bahasa Jawa Kuna  ;  foto  ;  gambar.

 

 

Penerbit Bhratara, Jakarta ini sudah tidak ada lagi. Sebagai informasi alamat penerbit yang tertulis saat itu adalah Jl Otto Iskandardinata III no.29, Jakarta, nomor telepon (waktu itu) 81858.

.

Pengantar 1 buku KAKAWIN BHARATA YUDDHA tulisan Soetjipto Wirjosuparto.

Pengantar 1 buku KAKAWIN BHARATA YUDDHA tulisan Soetjipto Wirjosuparto.

.

Pengantar 2 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Pengantar 3 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

.

Buku ini ditulis oleh seorang Guru Besar dalam mata kuliah Ilmu Purbakala dan Sejarah Kebudayaan di Fakultas Sastra Universitas Indonesia, Jakarta. Buku ini sangat berharga bagi peminat cerita Barata Yudha versi Jawa karena beberapa hal sebagai berikut :

 

Buku ini memuat lengkap transkripsi Kakawin Bharata-Yuddha karangan Empu Sedah dan Empu Panuluh. Transkripsi artinya mengalihaksarakan kakawin tersebut ke dalam aksara Latin namun bahasa dan bentuk kakawin nya tetap dalam Bahasa Jawa Kuno berbentuk kakawin asli.

 

Di bab berikutnya transkripsi tersebut di atas diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, namun bentuknya – kalimat per kalimat – tetap bentuk kakawin asli.

 

Kemudian Sutjipto Wirjosuparto menguraikan sejarah Kakawin Bharata-Yuddha mulai sejak Empu Sedah dan Empu Panuluh dalam Bahasa Jawa Kuno, digubah kembali dalam Bahasa Jawa Baru oleh pujangga Jawa dalam bentuk tembang, diceritakan kembali oleh peneliti asing ( Belanda ), dan juga diteliti dan ditulis kembali / diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh para ahli Indonesia setelah jaman merdeka.

 

Yang juga menarik / berharga dalam buku ini, Sutjipto Wirjosuparto secara khusus – dalam satu bab khusus – menguraikan siasat perang yang dipakai dalam perang Bharata-Yuddha dilengkapi dengan gambar-gambar gelar pasukan perang. Selain itu beliau juga menguraikan unsur sejarah dalam Kakawin Bharata-Yuddha karangan Empu Sedah dan Empu Panuluh.

 

…..

 

Guna keperluan study wayang dan pelestarian kepustakaan wayang terbitan lama, Admin sudah berhasil meng-konservasi buku ini ke file digital berformat PDF. Karena warna kertas buku ini sudah kecoklatan terutama di bagian pinggir-pinggir halaman membuat pindaian buku ini menjadi agak sulit. Jika dipakai pindaian format PDF dengan mode black and white hasilnya huruf di bagian pinggir tidak akan tampak jelas karena tertutup oleh warna hitam. Oleh karena itu dipilih pindaian format PDF dengan mode grayscale agar supaya seluruh huruf masih bisa terbaca. Namun kerugiannya adalah jumlah byte file digital menjadi besar, lebih dari dua kali lipat jika pindaian normal back and white.

 

Konservasi dibagi menjadi empat file PDF. Di bawah ini keterangan isi masing-masing file ddan URL penyimpanan di server file sharing. Anda bisa mengunduh gratis di URL tersebut :

 

  1. Pendahuluan halaman 1 s/d 53. Besar file : 16,34 MB. Alamat URL untuk mengunduh :
    http://www.mediafire.com/view/knd7fdf06a6a1d0/Bharata_Yuddha-_Sutjipto_W_001-053.pdf

 

  1. Transkripsi (huruf Latin, Bahasa Jawa Kuno) Pupuh I s/d LII (halaman 54 s/d 182). Besar file : 36,76 MB. Alamat URL untuk mengunduh  : http://www.mediafire.com/view/e49wo7l0cx64vk2/Bharata_Yuddha-_Sutjipto_W_054-182.pdf

 

  1. Terjemahan (huruf Latin, Bahasa Indonesia) Pupuh I s/d XXX (halaman 183 s/d 292). Besar file : 34,57 MB. Alamat URL untuk mengunduh :
    http://www.mediafire.com/view/ts9cyk22t2bj4aa/Bharata_Yuddha-_Sutjipto_W_183-_292.pdf

 

  1. Terjemahan (huruf Latin, Bahasa Indonesia) Pupuh XXXI s/d LII, plus Catatan plus Daftar kepustakaan (halaman 293 s/d 395). Besar file : 32,43 MB. Alamat URL untuk mengunduh :
    http://www.mediafire.com/view/r90wnxbpk6zl62c/Bharata_Yuddha-_Sutjipto_W_293-395.pdf

.

.

Sejarah Kakawin Bharata Yuddha :

.

Sejarah KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

Sejarah KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

.

Sejarah 2 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

Sejarah 2 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

.

Sejarah 3 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 4 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 5 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

 

Sejarah 6 KAKAWIN BHARATA YUDDHA

Sejarah 6 KAKAWIN BHARATA YUDDHA

.

Sejarah 7 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 8 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 9 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 10 Kkwn Bharata Yuddha- Sutjipto W cmprs

.

Sejarah 11 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

Sejarah 11 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

.

Sejarah 12 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

Sejarah 12 KAKAWIN BHARATA YUDDHA.

.

 

 

Ebook BARATA YUDHA oleh Sunardi DM – 1995, 1993, 1991, 1986, 1978 – [cerita wayang]


.

Data buku :

 

Sunardi DM  ;  “ Barata Yudha “  ;  Jakarta  ;  Balai Pustaka  ;  1995 = cetakan kelima , 1993 = cetakan keempat , 1991 = cetakan ketiga , 1986 = cetakan kedua , 1978 = cetakan pertama  ;  BP no.2777  ;  135 halaman  ;  gambar wayang  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

Buku ini secara ringkas ( tanpa banyak menuliskan dialog di antara tokoh nya ) menceritakan latar belakang Pandawa dan Kurawa , serta jalan cerita perang Barata Yudha. Mengambil sumber dari versi Jawa. Menurut Admin buku ini cocok untuk seorang pemula yang ingin mengenal cerita Barata Yudha versi Jawa, sebelum membaca buku Barata Yudha dari bermacam versi lainnya.

 

 

Catatan pendahuluan oleh penulis buku mengenai sumber kepustakaan buku ini :

 

Kisah Barata Yudha ini memilih versi Indonesia [ baca : Jawa ].

Ia disadur dari Kakawin Barata Yudha hasil karya Empu Sedah dan Empu Panuluh di jaman pemerintahan Prabu Jajabaya Kediri (1135 – 1157),

 

Saduran tersebut dilengkapi dengan mengawinkannya dengan buku-buku Serat Padalangan Ringgit Purwa jilid 30 (Kalabendana Pejah dan Kresna Duta), jilid 31 (Kresna Gugah, Tewasnya Bisma dan Seta), jilid 32 (Tewasnya Angkawijaya, Jayadrata, Burisrawa, Gatotkaca dan Dursasana), dan jilid 33 (Tewasnya Adipati Karna da Prabu Suyudana, dan Lahirnya Parikesit). Semuanya terbitan Balai Pustaka Batavia Centrum tahun 1933.

 

Buku Serat Padalangan Ringgit Purwa itu sendiri terdiri dari 37 jilid. Aslinya ditulis dalam huruf Jawa, diterbitkan oleh Balai Pustaka seri nomor 443.

 

Penghimpun buku tersebut adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara VII di Surakarta, Kanjeng Pangeran Arya Kusumadiningrat di Surakarta dan J. Kats,

 

Gambar-gambar wayang yang dijadikan ilustrasi aslinya diambil dari koleksi wayang kulit milik Kanjeng Gusti Adipati Arya Mangkunagara IV di Surakarta.

 

…..

 

Kemudian di awal bagian yang menceritakan perang Barata Yudha, penulis buku menuliskan kembali tentang sumber kepustakaan yang dipakainya untuk rujukan buku ini :

 

Kisah Barata Yudha berikut ini disadur langsung dari karangan Empu Sedah seorang pujangga terkenal dari Prabu Jajabaya di Kediri.

 

Kisah berikut ditulis oleh Empu Sedah pada sekitar tahun 1079. Keuntungan memilish versi ini adalah kita dapat merasakan suasanan hidup kenegaraan pada waktu itu. Tidak hanya itu. Paling sedikit dapat mendekatkan kisah-kisah Barata Yudha versi Surakarta dan versi Yogyakarta yang kadang-kadang ada perbedaan sedikit. Karena betapapun juga versi Empu Sedah ini ditulis lebih dahulu dari versi-versi yang lain tersebut.

 

 

 

Admin kutipkan bagian cerita ketika kereta Prabu Kresna – sebagai utusan Pandawa – melaju menuju Astina.

 

Suasana sepanjang jalan ke Astina menyedihkan.

 

Rakyat yang berdiam di kiri kanan jalan yang dilalui kendaraan Prabu Kresna kelihatan murung dan prihatin, karena betapa pun juga persiapan perang yang mereka saksikan telah memberi petunjuk kepada mereka situasi kenegaraan yang ada.

 

Desah bunyi daun-daun beringin yang bergerak terkena angin seperti tarikan napas manusia saja layaknya yang mengeluh dirundung malang. Seperti seorang pria yang sedih karena cintanya tidak mendapat tanggapan dari kekasihnya.

 

Gapura negri Astina yang mulai kelihatan di kejauhan seperti melambai-lambai saja layaknya, mengelu-elukan kedatangan utusan Pandawa tersebut. Pintu gerbang yang kemudian tampak seperti mempunyai keinginan untuk berdatang sembah. Bergeraknya daun-daunan pohon-pohon bunga cempaka yang semerbak baunya, yang tumbuh di kiri kanan jalan, yang terkena angin seperti tangan-tangan permaisuri Astina Dewi Banowati saja yang melambai-lambai menanyakan kepada Prabu Kresna apakah Raden Arjuna ikut.

 

Suara roda kereta yang dinaiki Sri Kresna dibarengi dengan mengkilatnya hiasan-hiasannya, seakan-akan memberikan jawaban kepada sang permaisuri bahwa kekasihnya ialah sang Arjuna tidak ikut, bahwa ia masih tertinggal di Wirata, bahwa saudara-saudaranya tidak seorang pun ikut.

 

Sebuah cabang pohon yang bergerak kena tiupan angina di tepi jalan seolah-olah berubah menjadi sang dewi yang kecewa, memalingkan muka sambil cemberut, merenungi nasibnya, mengapa Arjuna sendiri tidak ikut datang ke Astina, menuntut sendiri kembalinya begreinya ?

 

Burung-burung beterbangan berbunyi lirih seakan-akan berbisik mengapa ia tidak iukt, ia Arjuna. Begitu juga bunga-bunga yang terkena angina berjatuhan di batu-batu seakan-akan menyesali sang tamu mengapa tidak membawa serta Pandawa.

 

Kelelawar-kelelawar yang bergantungan di dahan-dahan pohon menggerak-gerakkan sayapnya seakan-akan ikut merasa khawatir. Andaikata dapat berbicara mungkin mereka bertanya, “ Mengapa putra-putra Pandudewanata tidak dating sendiri menuntut kembali negrinya ?”

 

Kumbang-kumbang yang terbang ke sana ke mari mencari bunga mengikuti riak air seperti menangis saja layaknya, menyesali mengapa Sri Kresna dating tidak bersama Arjuna. Bahkan lumut kering yang menempel di batu-batu seakan-akan tidak mau ketinggalan menyesali, seperti seorang wanita yang dirundung cinta kepada sang Arjuna yang tidak dating.

 

Terlampau panjang untuk diceritakan, tetapi suasana mencekam dan menyedihkan, semuanya prihatin, baik yang berada di tepi jalan maupun yang berada di tepi rawa-rawa.

 

………

 

 

Untuk keperluan study wayang dan konservasi kepustakaan wayang yang sudah saat ini sudah sulit ditemui, Admin sudah berhasil memindai buku ini menjadi file digital berformat PDF. Bagi Anda yang berminat bisa mengunduh gratis di alamat URL :

http://www.mediafire.com/view/9y8fsqblqd00c66/Barata_Yudha_Sunardi_DM.pdf

 

.

.

Buku BARATA YUDHA oleh Sunardi DM

Buku BARATA YUDHA oleh Sunardi DM

.

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 39 other followers