Ebook ” Analisis Serat Bimasuci ” karya S.P. Adhikara


Ebook ” Analisis Serat Bimasuci ” karya S.P. Adhikara

 

Jasadipoera I, Dr. Prijohoetomo, R. Tanaya, S.P. Adhikara, Bimasuci, Bima, Dewaruci, Lembaga Javanologi, Yayasan Panoenggalan, Institut Indonesia, macapat, tembang gede.

 

Data buku :

S.P. Adhikara ; “ Analisis Serat Bimasuci “ ; Yogyakarta ; Institut Indonesia ; 1986 cetakan ke ? ;  halaman ; bahasa Indonesia ; gambar wayang.

 

 

SP Adhikara di dalam Pendahuluan menulis :

 

‘Serat Bimasuci ‘ digubah oleh Pujangga Yasadipura I, pada tahun 1793 A.D. atau tahun 1720 A.J. dalam bentuk puisi Jawa dalam metrum macapat. Dalam karya sastra tersebut, dimuat sengkala ‘ niring sikara wiku tunggal ‘ ( 1720 ), yang artinya : hilangnya segala kendala, orang suci dapat menyatukan diri dengan Khaliknya. Sengkala tersebut, selain untuk mengingat tahun selesainya penulisan karya sastra, juga dimaksud untuk mengetengahkan isi pokok ‘ Serat Bimasuci ‘.

 

Pada tahun 1803 A.D. atau tahun 1730 A.J. , Pujangga Yasadipura I menulis ulang ‘ Serat Bimasuci ‘, masih dalam bentuk puisi Jawa, hanya metrumnya diubah menjadi metrum Jawa Kuna ( tembang gede ). Sengkala yang dimuat di dalam tulisan ulang ini tertulis : ‘ maletiking dahana goraning rat ‘ ( 1730 ), yang artinya : meloncatnya api ( jiwa, roh, sukma ), menggegerkan ( menakutkan, mencemaskan ) dunia ( manusia )’ . Dengan kata lain, Pujangga Yasadipura I berpendapat, bahwa orang takut menghadapi ajal, senhingga Yasadipura I merasa perlu untuk memberi pegangan kepada orang yang takut menghadapi kematiannya. Ajaran tentang mati atau ilmu kematian dalam sastra Jawa klasik disebit ‘ kalepasan ‘, yang dalam bahasa Indonesia diistilahkan ‘ ilmu pelepasan ‘. Maka ilmu pelepasan itu dimuat dalam wejangan Dewaruci.

 

 

Kembali ke Prakata SP Adhikara di dalam buku ini ( untuk mengetahui sumber kepustakaan yang dirujuk oleh SP Adhikara dan sinopsis tulisan SP Adhikara ) :

 

‘ Serat Bimasuci ‘ gubahan Pujangga Yasadipura I dalam bentuk puisi Jawa dengan metrum macapat, yang disunting dalam sinopsis ini, diambil dari buku tulisan R. Tanaya, berjudul : BIMA SUCI ( PT Balai Pustaka, 1979 ) ; sedangkan yang ditulis dalam metrum Jawa Kuna ( tembang gede ), dikutip dari disertasi Dr. Prijohoetomo ( 1934 ).

 

Semua bait puisi Jawa yang dimuat dalam tulisan ini, selalu disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia, agar supaya mudah dipahamai oleh mereka yang tidak atau kurang paham bahasa Jawa.

 

‘ Serat Bimasuci ‘ menguraikan mistik atau tasawuf, lengkap dengan takhalli, tahalli, dan tajalli, yang bertujuan menyatukan diri dengan Tuhan ( pamoring kawula – Gusti, bahasa Jawa ) yang diwejangkan oleh Dewaruci kepada Bima. Cara yang ditempuh untuk mencapai kesatu-paduan hamba dan Khalik, ialah dengan cara mawas diri.

 

Diketengahkan pula apa dan siapa Dewaruci, hubungan antara manusia dan Khaliknya, dan interpretasi seluruh cerita Bimacusi sebagai Bima mendirikan tapa untuk menyucikan diri, dengan tujuan dapat bersatu-padu dengan Khaliknya.

 

Pada penafsiran Bima bertapa, dipergunakan cara psikoanalisis Freudian, karena dengan penerapan metode ini masalahnya menjadi lebih mudah dipahami.

 

Sinopsis ini pernah dibawakan sebagai makalah pada pertemuan di ‘ Lembaga Javanologi ‘, Yayasan Ilmu Pengetahuan Kebudayaan ‘ Panunggalan ‘, Yogyakarta, pada tanggal 24 Oktober 1986.

 

Semoga para pembaca lebih maklum adanya.

 

S.P. Adhikara
1986

 

 

‘Ebook’ buku ini bisa diunduh gratis di URL :
http://www.4shared.com/document/Lwi0dxpO/Adhikara_Analisis_Bimasuci.html

 

 

Selamat membaca dan menikmati.
Salam dari Admin.

2 responses to this post.

  1. […] Rujukan S.P. Adhikara adalah : ‘ Serat Bimasuci ‘ gubahan Pujangga Yasadipura I dalam bentuk puisi Jawa dengan metrum macapat, yang disunting dalam sinopsis ini, diambil dari buku tulisan R. Tanaya, berjudul : BIMA SUCI ( PT Balai Pustaka, 1979 ) ; sedangkan yang ditulis dalam metrum Jawa Kuna ( tembang gede ), dikutip dari disertasi Dr. Prijohoetomo ( 1934 ). https://wayangpustaka02.wordpress.com/2011/05/28/ebook-analisis-serat-bimasuci-karya-s-p-adhikara/ […]

    Reply

  2. […] 1986 :  SP Adikara : “ Analisis Serat Bimasuci “ – penerbit Institut Indonesia, Yogyakarta […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: