Ebook ” Clempungan / Siteran ” ASTI Yogyakarta, 1983


Ebook ” Clempungan /  Siteran ” ASTI Yogyakarta 

Marsono, Sri Hendarto, ASTI Yogya, Akademi Seni Tari Indonesia Yogyakarta, Clempungan, Siteran, teknik memainkan instrumen Clempung, teknik memainkan instrumen Siter.

 

Setelah Mas Lukman Hakim Samboja, Bandung dari Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan, Institut Teknologi Bandung menyumbangkan pindaian buku-buku penataran teknik memainkan alat musik gamelan lanjutan  ; kali ini dia menyumbangkan lagi pindaian buku teknik memainkan clempung.
 

Marsono, Sri Hendarto ; “ Clempungan / Siteran “ ; Akademi Seni Tari Indonesia, Yogyakarta ; 1983 ; 63 halaman ; bahasa Indonesia ; gambar instrumen clempung dan siter.
 

Petikan sebagian Kata Pengantar buku : 

Clempung dan Siter adalah instrumen kawat yang cara menghidangkannya dengan dipetik. Instrumen tersebut selain terdapat pada perangkat gamelan siteran, juga merupakan salah satu instrumen yang terdapat pada perangkat gamelan ageng. 

Adapun perbedaan Clempung dan Siter itu bisa dilihat pada ukuran besar kecilnya. Clempung adalah instrumen kawat yang ukurannya besar, sedangkan Siter ukurannya sedikit lebih kecil dari Clempung. 

Menurut Bpk Rb. Pustaka Mardawa, Yogyakarta, cengkok-cengkok clempungan dan siteran tida ada perbedaannya. Tetapi kalau menurut sebagian para empu karawitan di Surakarta, cengkok-cengkok Clempung dan Siter berbeda. 

Perlu diketahui perangkat gamelan siteran terdiri dari beberapa instrumen yaitu clempung, siter, siter penerus, siter peking, slenthem kawat, suling, kendhang, gong kemodhong dan vokal.

Ebook buku ini bisa diunduh gratis di alamat URL :

http://www.4shared.com/document/-aMHiIoz/SITERAN.html  ( 11.178 KB )

 

Pengayaan :

Alat musik Clempung, sumber : http://www.ki-demang.com

 

http://ki-demang.com/index.php?option=com_content&view=article&id=201:02-celempung&catid=33:isi-gamelan&Itemid=486

Instrumen kawat-petik, dibingkai pada semacam gerobogan (juga berfungsi sebagai resonator) yang berkaki dua pasang; sepasang kaki muka lebih tinggi dari sepasang kaki belakang, maka instrumen berposisi menurun ke arah pemainnya. Kawatnya, terdiri dari tiga-belas pasang, ditegangkan antara paku untuk melaras (di atas) dan paku-paku kecil (di bawah).

Kepingan metal diletakkan di sisi atas gerobogan, sebagai jembatan pemisah kawat-kawat. Celempung dimainkan dengan jari jempol tangan kiri dan kanan; jari tangan lainnya dipakai sebagai penutup kawat – kawat yang tidak dipetik, untuk menghilangkan resonansi suara mereka.

Dalam permainannya, celempung mendasarkan pada perangkaian pola pola lagu.

 

Alat musik Siter , sumber : http://www.ki-demang.com

 

http://ki-demang.com/index.php?option=com_content&view=article&id=939:15-siter&catid=33:isi-gamelan&Itemid=877

Siter adalah alat musik petik memiliki 11 pasang senar, direntang kedua sisinya di antara kotak resonator. Ciri khasnya satu senar disetel nada pelog dan senar lainnya dengan nada slendro. Umumnya sitar memiliki panjang sekitar 30 cm dan dimasukkan dalam sebuah kotak ketika dimainkan. Siter dimainkan sebagai salah satu dari alat musik yang dimainkan bersama (panerusan), sebagai instrumen yang memainkan cengkok (pola melodik berdasarkan balungan). Siter dimainkan dengan kecepatan yang sama dengan gambang (temponya cepat).

Nama “siter” berasal dari Bahasa Belanda “citer”, yang juga berhubungan dengan Bahasa Inggris “zither”.

Senar siter dimainkan dengan ibu jari, sedangkan jari lain digunakan untuk menahan getaran ketika senar lain dipetik, ini biasanya merupakan ciri khas instrumen gamelan. Jari kedua tangan digunakan untuk menahan, dengan jari tangan kanan berada di bawah senar sedangkan jari tangan kiri berada di atas senar.

Siter dengan berbagai ukuran adalah instrumen khas Gamelan Siteran, meskipun juga dipakai dalam berbagai jenis gamelan lain.

 

Silakan mengunduh pindaiannya dan mencoba autodidak memainkan clempung dan siter.

Salam,
Budi Adi Soewirjo, Jakarta

 

About these ads

2 responses to this post.

  1. Mas Budi A Soewiryo,
    Saya sudah unduh dan baca. memang buku ini bagus untuk memahami dan mempraktekkan bagaimana cara memainkan siter. Isi buku lengkap, mencakup jenis tabuhan (imbal dan ngracik) dan cengkok-cengkok pamijen dalam karawitan Jawa.
    Bagi yang sudah memiliki dasar illmu dan ketrampilan karawitan Jawa, buku ini sudah cukup menjadi guru dan penuntun pribadi. Jika sudah dipelajari, konsultasi kepada nayaga yang sudah ahli siter dan clempung dapat dilakukan beberapa kali saja, tanpa harus ditunggui setiap hari. Atau bahkan juga bisa konsultasilewat telefon.
    Disarankan agar parakadang yang menaruh minat terhadap karawitan dan ricikan siter, dapat memanfaatkan buku ini dengan baik.

    Nuwun
    Rahdi Sumitro

    Reply

  2. [...] oleh ASTI Yogyakarta, bisa diunduh gratis dengan mengunjungi blog wayangpustaka dengan URL : https://wayangpustaka02.wordpress.com/2011/05/31/ebook-clempungan-siteran-asti-yogyakarta-1983/ Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this [...]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers

%d bloggers like this: