Archive for June, 2012

Buku “Kidung Malam” oleh Herjaka Hs, 2010 – [cerita wayang]


Buku “Kidung Malam” oleh Herjaka Hs.

.

.

Data buku :

Herjaka Hs  ;  “ Kidung Malam “  ;  Bantul, Yogyakarta  ;  Rumah Budaya Tembi  ;  Desember 2010 = cetakan pertama  ;  xv + 152 halaman  ;  gambar adegan wayang  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN 978-979-17402-2-7 .

Versi  cetak dari tampilan ber-seri naskah Kidung Malam di website Rumah Budaya Tembi.

Alamat penerbit :

Rumah Budaya Tembi,
Jl. Parangtritis Km 8,4
Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul
Yogyakarta
Tel : 0274 – 368000 , 368004
Fax : 0274 – 368001
Website : www.tembi.org  ;  www.tembi.net

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kalender Meja kreasi situs ewayang.org .


Kalender Meja kreasi situs ewayang.org .

Profil Penulis Suwardi Endraswara.


Penulis Suwardi Endraswara sudah banyak menulis buku-buku tentang kebudayaan Jawa , antara lain :

Budi Pekerti Dalam Budaya Jawa

Etika Hidup Orang Jawa

KEBATINAN JAWA. Laku Hidup Utama Meraih Derajat Sempurna.

.

.

Profil Penulis Suwardi Endraswara :

.

.

.

Profil Penulis SUWARDI ENDRASWARA

Profil Penulis SUWARDI ENDRASWARA

.

Profil Penulis SUWARDI ENDRASWARA

Profil Penulis SUWARDI ENDRASWARA

.

Buku “Budi Pekerti dalam Budaya Jawa” oleh Suwardi Endraswara, 2003 – [falsafah hidup orang Jawa]


” Budi Pekerti dalam Budaya Jawa ” oleh Suwardi Endraswara.

.

.

Data buku :

Suwardi Endraswara  ;  “ Budi Pekerti dalam Budaya Jawa “  ;  Yogyakarta  ;  Hanindita Graha Widya  ;  Mei 2003 = cetakan pertama  ;  vi + 202 halaman  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN 979-8849-29-9 .

.

.

.

.

.

Ebook ” Gatutkatja Gugur ( Suluhan ) ” – Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta, 1958 – [cerita pakeliran wayang]


” Gatutkatja Gugur ( Suluhan ) ” oleh Kedaulatan Rakjat.

.

Nama buku : “ Babak Ke 8. Gatutkatja Gugur ( Suluhan ) “. (Buku ini diterbitkan menyambut seri pakeliran wayang kulit purwa Baratayuda yang dikoordinasi oleh penerbit koran Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta. Seri pakeliran tersebut diselenggarakandi Yogyakarta sepanjang tahun 1958, satu bulan satu lakon. Seri buku ini juga diterbitkan per bulan satu judul sesuai babak lakon pakeliran tersebut).

Nama pengarang : Bagian Penerangan Panitia Baratajuda 1958.
Nama penerbit : Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta, 1958.

.

Foto copy buku diusahakan oleh : Perpustakaan Rumah Budaya Tembi, Yogyakarta. (Buku aslinya tersimpan di sana). Situs mereka : http://www.tembi.org

.

.

.

Ebook / file konservasi seri ini berupa file digital format PDF lengkap – untuk keperluan studi wayang – bisa diunduh gratis di URL :
http://www.4shared.com/office/D-zxzMsp/gatutkaca_gugur_kedaulatan_r.html

.

Untuk melihat alamat konservasi seri lainnya, Anda bisa klik di sini.

——————–

Bahan pengayaan terkait :

(1).

Ebook “ Babak Ke 6. Randjapan ( Renjuhan ) “ .

(2).

Penerbit Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta , setelah seluruh rangkaian pakeliran serial Baratayuda tersebut selesai 12 bulan di tahun 1958 , menerbitkan buku “ Serat Baratayuda “ dalam bahasa Jawa. Keterangan mengenai buku tersebut beserta ebook / file konservasi nya bisa dilihat di blog wayang pustaka pertama :

Serat Baratajuda “ oleh M.B. Radyomardowo, Soeparman, Soetomo  ;  penerbit Kedaulatan Rakyat  ;  bahasa Jawa  ;  1960 an.

Ebook ” Randjapan (Renjuhan) ” – Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta, 1958 – [cerita pakeliran wayang]


” Ranjapan (Renyuhan) atau Abimanyu Gugur ” oleh Kedaulatan Rakjat.

.

Nama buku : “ Babak Ke 6. Randjapan (Renjuhan) “. (Buku ini diterbitkan menyambut seri pakeliran wayang kulit purwa Baratayuda yang dikoordinasi oleh penerbit koran Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta. Seri pakeliran tersebut diselenggarakandi Yogyakarta sepanjang tahun 1958, satu bulan satu lakon. Seri buku ini juga diterbitkan per bulan satu judul sesuai babak lakon pakeliran tersebut).

Nama pengarang : Bagian Penerangan Panitia Baratajuda 1958.

Nama penerbit : Kedaulatan Rakjat, Yogyakarta, 1958.

.

.

Ebook / file konservasi seri ini berupa file digital format PDF lengkap – untuk keperluan studi wayang – bisa diunduh gratis di URL :
http://www.4shared.com/office/ymbFWJeL/ranjapan_kedaulatan_rkjt.html

.

.

.

——————–

Bahan pengayaan terkait :

(1).

Ebook “ Babak Ke 8. Gatutkatja Gugur ( Suluhan ) “.

.

(2)

Untuk alamat unduhan hasil konservasi seri lainnya silakan klik di sini.

.

(3).

Penerbit Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta , setelah seluruh rangkaian pakeliran serial Baratayuda tersebut selesai 12 bulan di tahun 1958 , menerbitkan buku “ Serat Baratayuda “ dalam bahasa Jawa. Keterangan mengenai buku tersebut beserta ebook / file konservasi nya bisa dilihat di blog wayang pustaka pertama :

Serat Baratajuda “ oleh M.B. Radyomardowo, Soeparman, Soetomo  ;  penerbit Kedaulatan Rakyat  ;  bahasa Jawa  ;  1960 an.

.

Penulis Sri Teddy Rusdy.


Penulis Sri Teddy Rusdy.

Data di bawah ini diperoleh dari buku yang ditulisnya “ Ruwatan Sukerta dan Ki Timbul Hadiprayitno “ :

 

Sri Teddy Rusdy (STR) adalah pendiri dan Ketua Umum Yayasan Kertagama yang bertujuan mengembangkan pemikiran tradisi – budaya Nusantara. Pernah menjadi kolomnis di majalah Matra dan aktif mengikuti serta mengisi berbagai pertemuan budaya di lingkup nasional maupun internasional.

Sri sambil menjalankan Yayasan Kertagama menulis kreasi baru cerita-cerita wayang dan duduk sebagai Ketua Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia ( Senawangi ), anggauta Dewan Penasehat Persatuan Pedalangan Indonesia ( Pepadi ), pendiri sekaligus pembina Paguyuban Wayang Orang Wanita Sekar Pudak dan anggauta Dewan Pembina Sekretariat Nasionalk Keris Indonesia ( SNKI ).

.

 

.

( Pindaian sampul belakang buku ” Ruwatan Sukerta dan Ki Timbul Hadiprayitno ” )

 

Ebook “Pakem Pangruwatan Murwa Kala” oleh R. Tanojo, 1967 – [filsafat wayang, cerita wayang]


Salah satu buku yang disaranlan dibaca oleh peminat serius studi ruwatan.

.

.

Data buku :

Reproduksi buku : pengarang R. Tanojo  ;  “ Pakem Pangruwatan Murwa Kala. Ngemot sadjarah kadewatan ing nusa Djawa, sajen wajangan jeng angruwat, pakem pangruwatan Murwa Kala ganep dalah mantrane. Miturut pakem padhalangane Kjai Demang Reditanaja. “  ;  Sala  ;  Trijasa  ;  diperkirakan terbit 1967 an  ;  bahasa Jawa ; gambar wayang.

.

( di buku reproduksi ini tidak tertera nama penerbit dan tahun terbitannya. Admin Wayang Pustaka mengambil rujukan data ini dari data buku berjudul sama yang tercatat dalam buku “ Kepustakaan Wayang Purwa (Jawa) “.

 .

.

 

.

Buku reproduksi ini diperoleh dari membeli di pedagang buku bekas Alun-alun Utara Surakarta.

Dikonservasi di dan pada tanggal : Jakarta, Juni 2012
Dikonservasi oleh : Budi Adi Soewirjo, Jakarta, blog wayangpustaka

Ebook / file konservasi berbentuk file digital format PDF dapat Anda unduh secara gratis melalui URL :
http://www.4shared.com/office/cyD_LOAY/Pangruwatan_Murwa_Kala-_R_Tano.html

Ebook “Ruwatan Murwakala. Suatu Pedoman” oleh tim penyusun Karkono Kamajaya dkk, 1992 – [filsafat wayang, cerita wayang]


Buku yang disarankan dibaca oleh peminat serius studi ruwatan.

 

Data buku :

(Tim Penyusun) : H. Karkono Kamajaya, Sangkono Ciptowardoyo, Singgih Wibisono, Subalidinata, Yuwono Sri Suwito  ;  “ Ruwatan Murwakala. Suatu Pedoman.  “  ;  Yogyakarta  ;  Duta Wacana University Press  ;  1992 = cetakan pertama  ;  vii + 68 halaman  ;  foto  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN : 979-8139-20-8 .

.

 

.

Ebook / file konservasi berupa file digital format PDF lengkap – untuk keperluan studi ruwatan dan studi pewayangan – bisa diunduh gratis di URL :
http://www.4shared.com/office/AFNsVyX0/Ruwatan_Murwakala-_Karkono_Kam.html

.

 

 

 

.

 

Buku “Ruwatan Sukerta dan Ki Timbul Hadiprayitno” oleh Sri Teddy Rusdy, 2012 – [filsafat wayang, cerita wayang]


.

Dengan membaca buku ini kita bisa menambah wawasan kita mengenai tiga hal. Pertama tentang apa itu ruwatan beserta ritualnya, kedua tentang siapa Ki Timbul Hadiprayitno dan ketiga tentang transkripsi pakeliran wayang kulit purwa lakon Murwakala berkaitan dengan ritual ruwatan.

Ibu Sri Teddy Rusdy tertarik kepada ruwatan karena ia melihat bahwa adat tradisi budaya Jawa ini – yang merupakan ritus masyarakat Jawa membersihkan sekaligus mencegah diri dari malapetaka – masih hidup di masyarakat Jawa saat ini bahkan yang berada di kota besar metropolitan Jakarta sekalipun.

Kemudian bagi Ibu Sri Teddy Rusdy, dalang Ki Timbul Hadiprayitno menarik karena ia adalah dalang legendaris yang paling setia memegang pakem-pakem pedalangan wayang purwa.

Hal lain yang kebetulan terjadi adalah Ki Timbul Hadiprayitno – yang wafat pada bulan Mei 2011 – sebelum wafatnya berkesempatan mendalang ruwatan di Yayasan Kertagama Jakarta pada 18 Desember 2010. Yayasan Kertagama – dimana Ibu Sri Teddy Rusdy sebagai ketua pengurusnya – adalah suatu badan yang mempunyai visi mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui wahana budaya.

Itulah hal-hal menarik yang mendorong Sri Teddy Rusdy menulis buku ini. Harapannya bahwa buku ini bisa (1) memberi pemahaman masyarakat terhadap lakon wayang Murwakala yang mengandung ajaran-ajaran budi luhur warisan budaya bangsa yang perlu disampaikan kepada generasi muda yang akan datang , dan (2) membuka wawasan kepada generasi muda mengenai nilai-nilai estetika dan etika yang ada dalam jagat pewayangan dan pedalangan.

.

Buku ini menarik untuk dibaca bagi siapa saja bahkan oleh orang yang sudah pernah membaca / menonton / mendengarkan lakon Murwakala disertai ritual ruwatannya. Struktur buku ini dibuat untuk (1) mendeskripsikan fakta tentang ruwatan di era sekarang ini yang ternyata masih terjadi dan dilaksanakan oleh sebagian masyarakat Jawa ; (2) mengetahui bentuk, struktur, dan penyajian cerita lakon wayang versi Ki Timbul Hadiprayitno KMT Cermo Manggolo ; dan (3) mengetahui makna dan simbol yang terkandung dalam lakon wayang Murwakala.

Hal istimewa bagi Admin blog Wayang Pustaka adalah buku ini memuat transkripsi pakeliran Ki Timbul Hadiprayitno dalam melaksanakan ruwatan dengan lakon Murwakala. Belum pernah ada buku pedalangan – yang diterbitkan [baca : dicetak] untuk masyarakat luas – yang berisi transkripsi pakeliran seperti ini.

Di akhir buku ini ada catatan penutup yang ditulis oleh budayawan Jawa – Mohamad Sobary berjudul “ Ritus Mencari ‘Keslametan’  “. Antara lain berujar : Batara Kala dalam wayang bisa ditafsirkan sebagai waktu. [ dalam bahasa Jawa, kata Kala berarti waktu ; kala enjang = waktu pagi ]. Konteks ‘ keslametan ‘ nya, orang yang mengabaikan waktu akan dicaplok waktu, dan hidupnya tak berharga.

Buku ditutup dengan Glosarium, kamus kecil berisi arti kata-kata / istilah-istilah dalam pewayangan dan pakeliran wayang kulit purwa.

.

Data buku ini :

Sri Teddy Rusdy  ;  “ Ruwatan Sukerta & Ki Timbul Hadiprayitno “  ;  Jakarta  ;  Yayasan Kertagama  ;  Maret 2012 = cetakan pertama  ;  xii + 202 halaman  ;  foto  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN 978-602-19954-0-2 .

.

.

.

Data tentang penerbit :

Yayasan Kertagama
Graha STR, Jl. Ampera Raya 11,
Kemang, Jakarta Selatan 12550
Tel : 021 – 781 3708
Email :
info@yayasankertagama.net
humaskertagama@gmail.com
Web site : http://www.yayasankertagama.net

.
.
 
Sumber foto : buku “Ruwatan Sukerta & Ki Timbul Hadiprayitno”
.

———— 

Bahan pengayaan :

Bagi peminat serius studi ruwatan , Admin blog Wayang Pustaka menyarankan [ sebaiknya ] membaca juga dua buku tersebut di bawah ini. Kedua buku tersebut sudah di konservasi oleh blog Wayang Pustaka dan ada file digital format PDF nya.

.

(1)

(Tim Penyusun) : H. Karkono Kamajaya, Sangkono Ciptowardoyo, Singgih Wibisono, Subalidinata, Yuwono Sri Suwito  ;  “ Ruwatan Murwakala. Suatu Pedoman.  “  ;  Yogyakarta  ;  Duta Wacana University Press  ;  1992 = cetakan pertama  ;  vii + 68 halaman  ;  foto  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN : 979-8139-20-8 .

.

(2)

Reproduksi buku : pengarang R. Tanojo  ;  “ Pakem Pangruwatan Murwa Kala. Ngemot sadjarah kadewatan ing nusa Djawa, sajen wajangan jeng angruwat, pakem pangruwatan Murwa Kala ganep dalah mantrane. Miturut pakem padhalangane Kjai Demang Reditanaja. “  ;  Sala  ;  Trijasa  ;  diperkirakan terbit 1967 an  ;  bahasa Jawa  ;  gambar wayang.