Buku “Ruwatan Sukerta dan Ki Timbul Hadiprayitno” oleh Sri Teddy Rusdy, 2012 – [filsafat wayang, cerita wayang]


.

Dengan membaca buku ini kita bisa menambah wawasan kita mengenai tiga hal. Pertama tentang apa itu ruwatan beserta ritualnya, kedua tentang siapa Ki Timbul Hadiprayitno dan ketiga tentang transkripsi pakeliran wayang kulit purwa lakon Murwakala berkaitan dengan ritual ruwatan.

Ibu Sri Teddy Rusdy tertarik kepada ruwatan karena ia melihat bahwa adat tradisi budaya Jawa ini – yang merupakan ritus masyarakat Jawa membersihkan sekaligus mencegah diri dari malapetaka – masih hidup di masyarakat Jawa saat ini bahkan yang berada di kota besar metropolitan Jakarta sekalipun.

Kemudian bagi Ibu Sri Teddy Rusdy, dalang Ki Timbul Hadiprayitno menarik karena ia adalah dalang legendaris yang paling setia memegang pakem-pakem pedalangan wayang purwa.

Hal lain yang kebetulan terjadi adalah Ki Timbul Hadiprayitno – yang wafat pada bulan Mei 2011 – sebelum wafatnya berkesempatan mendalang ruwatan di Yayasan Kertagama Jakarta pada 18 Desember 2010. Yayasan Kertagama – dimana Ibu Sri Teddy Rusdy sebagai ketua pengurusnya – adalah suatu badan yang mempunyai visi mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui wahana budaya.

Itulah hal-hal menarik yang mendorong Sri Teddy Rusdy menulis buku ini. Harapannya bahwa buku ini bisa (1) memberi pemahaman masyarakat terhadap lakon wayang Murwakala yang mengandung ajaran-ajaran budi luhur warisan budaya bangsa yang perlu disampaikan kepada generasi muda yang akan datang , dan (2) membuka wawasan kepada generasi muda mengenai nilai-nilai estetika dan etika yang ada dalam jagat pewayangan dan pedalangan.

.

Buku ini menarik untuk dibaca bagi siapa saja bahkan oleh orang yang sudah pernah membaca / menonton / mendengarkan lakon Murwakala disertai ritual ruwatannya. Struktur buku ini dibuat untuk (1) mendeskripsikan fakta tentang ruwatan di era sekarang ini yang ternyata masih terjadi dan dilaksanakan oleh sebagian masyarakat Jawa ; (2) mengetahui bentuk, struktur, dan penyajian cerita lakon wayang versi Ki Timbul Hadiprayitno KMT Cermo Manggolo ; dan (3) mengetahui makna dan simbol yang terkandung dalam lakon wayang Murwakala.

Hal istimewa bagi Admin blog Wayang Pustaka adalah buku ini memuat transkripsi pakeliran Ki Timbul Hadiprayitno dalam melaksanakan ruwatan dengan lakon Murwakala. Belum pernah ada buku pedalangan – yang diterbitkan [baca : dicetak] untuk masyarakat luas – yang berisi transkripsi pakeliran seperti ini.

Di akhir buku ini ada catatan penutup yang ditulis oleh budayawan Jawa – Mohamad Sobary berjudul “ Ritus Mencari ‘Keslametan’  “. Antara lain berujar : Batara Kala dalam wayang bisa ditafsirkan sebagai waktu. [ dalam bahasa Jawa, kata Kala berarti waktu ; kala enjang = waktu pagi ]. Konteks ‘ keslametan ‘ nya, orang yang mengabaikan waktu akan dicaplok waktu, dan hidupnya tak berharga.

Buku ditutup dengan Glosarium, kamus kecil berisi arti kata-kata / istilah-istilah dalam pewayangan dan pakeliran wayang kulit purwa.

.

Data buku ini :

Sri Teddy Rusdy  ;  “ Ruwatan Sukerta & Ki Timbul Hadiprayitno “  ;  Jakarta  ;  Yayasan Kertagama  ;  Maret 2012 = cetakan pertama  ;  xii + 202 halaman  ;  foto  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN 978-602-19954-0-2 .

.

.

.

Data tentang penerbit :

Yayasan Kertagama
Graha STR, Jl. Ampera Raya 11,
Kemang, Jakarta Selatan 12550
Tel : 021 – 781 3708
Email :
info@yayasankertagama.net
humaskertagama@gmail.com
Web site : http://www.yayasankertagama.net

.
.
 
Sumber foto : buku “Ruwatan Sukerta & Ki Timbul Hadiprayitno”
.

———— 

Bahan pengayaan :

Bagi peminat serius studi ruwatan , Admin blog Wayang Pustaka menyarankan [ sebaiknya ] membaca juga dua buku tersebut di bawah ini. Kedua buku tersebut sudah di konservasi oleh blog Wayang Pustaka dan ada file digital format PDF nya.

.

(1)

(Tim Penyusun) : H. Karkono Kamajaya, Sangkono Ciptowardoyo, Singgih Wibisono, Subalidinata, Yuwono Sri Suwito  ;  “ Ruwatan Murwakala. Suatu Pedoman.  “  ;  Yogyakarta  ;  Duta Wacana University Press  ;  1992 = cetakan pertama  ;  vii + 68 halaman  ;  foto  ;  bahasa Indonesia  ;  ISBN : 979-8139-20-8 .

.

(2)

Reproduksi buku : pengarang R. Tanojo  ;  “ Pakem Pangruwatan Murwa Kala. Ngemot sadjarah kadewatan ing nusa Djawa, sajen wajangan jeng angruwat, pakem pangruwatan Murwa Kala ganep dalah mantrane. Miturut pakem padhalangane Kjai Demang Reditanaja. “  ;  Sala  ;  Trijasa  ;  diperkirakan terbit 1967 an  ;  bahasa Jawa  ;  gambar wayang.

3 responses to this post.

  1. […] di bawah ini diperoleh dari buku yang ditulisnya “ Ruwatan Sukerta dan Ki Timbul Hadiprayitno “ […]

    Reply

  2. Posted by Surrohmatullah on 7 September 2014 at 15:32

    Saya lagi butuh buku seperti itu…masih ada stoknya……….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: