Archive for the ‘Adityo Jatmiko’ Category

Buku “ TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA. “ karya Adityo Jatmiko ( DR., MA. ) – 2005 – [falsafah hidup orang Jawa]


Tafsir Wedhatama – Adityo Jatmiko.

.

Buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

Buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

.

 

Data buku :

 

Adityo Jatmiko ( DR., MA. )  ;  “ TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA. “  ;  Yogyakarta  ;  penerbit Pura Pustaka  ;  Juni 2005 = cetakan pertama  ;  x + 277 halaman  ;  Bahasa Indonesia.

 

 

Kata Pengantar :

 

Serat Wedhatama merupakan salah satu Kitab Jawa Kuno yang sangat popular di kalangan masyarakat Jawa. Hampir semua budayawan dan seniman Jawa Tengah pernah mengutip syair-syair Serat Wedhatama. Tak mengeherankan bila ajaran yang dikandung dalam susastra agung karya Sri Mangkunegara IV ini menyebar ke berbagai pelosok sebagai bahan refleksi dan pedoman hidup.

 

Dalam Serat Wedhatama terdapat piwulang dan piweling luhur yang berisi tentang konsep keTuhanan, kemasyarakatan dan kemanusiaan. Konsep keTuhanan dirumuskan dengan istilah agama ageming aji. Adapun pelaksanaannya melalui empat tahap yaitu Sembah Raga, Sembah Cipta, Sembah Jiwa dan Sembah Rasa. Konsep kemasyarakatan diungkapkan dengan istilah amemangun karyenak tyasing sasama. Sedangkan nilai kemanusiaan bertujuan untuk mencapai derajat jalma sulaksana yang berbudi luhur.

 

Buku ini memberi tafsir atas ajaran Serat Wedhatama yang dikaitkan dengan nilai-nilai keagamaan. Tafsir objektif terhadap serat ini menghasilkan pemahaman yang integral dan komprehensif tentang hubungan antara ajaran agama dan sosial budaya yang selaras. Sebuah buku yang bermutu tinggi untuk menambah wawasan rohani.

.

.

Daftar Isi 1 buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

Daftar Isi 1 buku TAFSIR AJARAN SERAT WEDHATAMA karya Adityo Jatmiko

.

Dftr Isi 2 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

Dftr Isis 3 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

Dftr Isi 4 Tafsir Wedhatama- Adityo Jatmiko cmprs

.

.

Serat Wedhatama, Sri Mangkunegara IV, piwulang, piweling luhur, agama ageing aji, sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, sembah rasa, amemangun karyenak tyasing sasama, jalma sulaksana .

Advertisements