Archive for the ‘Solichin’ Category

Buku ” Pendidikan Budi Pekerti dalam Pertunjukan Wayang ” – Solichin dan Suyanto – 2011


.

.

Data buku :

Solichin dan Suyanto  ;  “ Pendidikan Budi Pekerti dalam Pertunjukan Wayang “  ;  Jakarta  ;  Yayasan SENA WANGI  ;  Desember 2011 = cetakan pertamaISBN 978-602-19707-1-3  ;  xxvi + 262 halaman  ;  foto wayang hitam putih dan bewarna  ;  bahasa Indonesia.

.

Keterangan di halaman pertama buku tersebut mengenai terbentuknya buku ini :

Diteliti oleh :
Dr Suyanto, Aris Setiawan dan Nurul Zuriah.

Penulis :
Solichin, Dr Suyanto, Aris Setiawan, Nurul Zuriah, Mikka Wildha Nurrochsyam.

Editor :
Prof Dr Agus Aris Munandar.

Hasil kerjasama :
(Badan Pengembangan Sumber Daya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan (SENA WANGI – ISI Surakarta – TOTAL E&P Indonesie)

Diterbitkan oleh :
Yayasan SENA WANGI

Desain Kreatif :
Heru S Sudjarwo

Tata letak :
Ndaru Pratama, Wahyu Wulandari, Ina Sofiyanti, Dedi Priyanto

Dicetak oleh :
Badan Pengembangan Sumber Daya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

.

.

Menanamkan kembali pelajaran budi pekerti melalui pertunjukan wayang merupakan bentuk pendidikan yang cerdas dan bermanfaat, karena di dalam wayang terdapat pendidikan karakter dan sarana edukasi yang bersifat rekreatif simbolis dan dapat merangsang imajinasi anak untuk mengenali lebih jauh serta mengakrabi cerita di dalam pertujukan wayang, Jelas hal ini akan membuat anak lebih tertarik dengan mempermudah bahasa ungkapnya dan melibatkan anak lebih dekat dalam pertunjukan wayang, membuat anak mengetahui tentang nilai-nilai kearifan lokal yang secara tidak sadar dipelajarinya melalui lakon wayang yang disaksikannya. Cerita wayang telah membantu merangsang perkembangan moral mereka.

 

Sebagaimana kita pahami bahwa mempelajari budi pekerti dengan contoh-contoh yang ada dalam pewayangan lebih dapat dicerna, dan mampu membangun penyadaran akan pentingnya sebuah hayatan dari contoh kasus yang ada dalam wayang. Setidaknya wayang adalah model pembelajaran atas pengenalan budi pekerti kepada anak-anak agar tidak tercabut dari kepribadian serta watak kultural ketimuran yang lebih menjunjung nilai kehidupan dan religiusitas.

.

Sepenggal pindaian Kata Pengantar dari penyusun buku ini :

.

.

Daftar Isi Buku :

.

.

.

.

.

Advertisements

Buku ” Menyusun Filsafat Wayang ” – Solichin dan Tim Filsafat Wayang – 2011


Data Buku :

Solichin dan Tim Filsafat Wayang  ;  “ Menyusun Filsafat Wayang “  ;  Jakarta  ;  Yayasan SENA WANGI  ;  Nopember 2011 = cetakan pertama  ;  vi + 106 halaman  ;  bahasa Indonesia  ;  foto.

.

.

.

.

Para penulis untuk bab Esensi Filsafat Wayang :

1.
Filsafat Wayang = Drs. Slamet Sutrisno, M.Si – Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

2.
Pergelaran Wayang – DR. Suyanto – Dosen Institut Seni Indonesia Surakarta.

3.
Epistemologi Wayang – Drs. Mikka Wildha Nurochsyam, M.Phil – Peneliti Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

4.
Metafisika Wayang – Prof. DR. Joko Siswanto – Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

5.
Estetika Wayang – Prof. DR. Kasidi Hadiprayitno – Guru Besar Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

6.
Etika Wayang – DR. Iva Ariani – Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

7.
Aplikasi Filsafat Wayang – Drs. Solichin – Ketua Umum SENA WANGI.

.

.

.

.

Alamat penerbit Yayasan SENA WANGI :

Gedung Pewayangan Kautaman,
Jl. Pintu I , Taman Mini Indonesia Indah,
Jakarta Timur.

.

Biodata Solichin.


Di bawah ini biodata Solichin dipindai dari buku tulisannya Falsafah Wayang terbitan SENA WANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) :

.

.

Buku ” Falsafah Wayang ” – Solichin – 2011


Data buku :

Solichin  ;  “ FALSAFAH WAYANG “  ;  Jakarta  ;  Sena Wangi  ;  Maret 2011 = cetakan pertama  ;  ISBN : 978-602-98956-0-5  ;  viii +296  ;  gambar wayang  ;  bahasa Indonesia.

Ditulis dari hasil penelitian kandungan falsafah dalam wayang kerjasama Sena Wangi dengan Fakultas Sastra ( Ilmu Budaya ) Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 1998.

.

Alamat Penerbit Sena Wangi :
Gedung Pewayangan Kautaman,
Jl. Pintu I,
Taman Mini Indonesia Indah,
Jakarta Timur 13810

.

.

.

Alan R Drengson membagi filsafat menjadi tiga, yaitu (i) filsafat non-eksplisit, (ii) filsafat sistematis, dan (iii) filsafat kritis atau filsafat kreatif.

Filsafat non-eksplisit atau falsafah adalah butir-butir nilai dalam khasanah tradisi, adat dan budaya masyarakat yang sebagian tersimpan dalam bentuk kearifan lokal.

Tradisi lisan masyarakat sangat kaya falsafah yang menjadi pandangan hidup masyarakat dan aplikatif sebagai sikap dan perilaku.

Falsafah Wayang adalah filsafat non-eksplisit yang terkandung dalam pergelaran wayang. Karena sifatnya yang tidak eksplisit dan banyak yang simbolik, maka untuk memahami perlu mengkaji dan menafsirkan maknanya. Buku Falsafah Wayang ini membahas falsafah wayang.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.