Archive for the ‘Sunardi’ Category

Buku “ PERSEMBAHAN AGUNG PARA RAJA – SESAJI RAJA SUYA. Teks Pementasan Wayang Kulit Dalam Tiga Gaya. “ – Ki Purbo Asmoro, Sunardi – 2013 – [ buku pedalangan jangkep ]


.

Buku pedalangan jangkep SESAJI RAJA SUYA, dalang Ki Purbo Asmoro, transkripsi dalam bahasa Indonesia oleh Sunardi, penerbit The Lontar Foundation.

Buku pedalangan jangkep SESAJI RAJA SUYA, dalang Ki Purbo Asmoro, transkripsi dalam bahasa Indonesia oleh Sunardi, penerbit The Lontar Foundation.

.

PERSEMBAHAN AGUNG PARA RAJA – SESAJI RAJA SUYA. Teks Pementasan Wayang Kulit Dalam Tiga Gaya.

Dalang : Ki Purbo Asmoro, penerjemah ke bahasa Indonesia : Sunardi  ;  penerbit The Lontar Foundation  ;  Jakarta  ;  Nopember 2013 = cetakan pertama  ;  356 halaman  ;  Bahasa Indonesia.

Buku ini merupakan salah satu bagian dari Wayang Educational Package.

.

Ringkasan lakon tertulis di laman http://www.wayangedupackage.weebly.com/

Jarasandha, seorang raja jahat dan menakutkan, sedang meneror dunia—mengambil alih kekuasaan kerajaan-kerajaan lain, memenjarakan raja-raja yang adil dan dicintai rakyat, serta  memorak-porandakan kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Keluarga Pandawa, lima bersaudara, yang gagah berani, bersama-sama dengan Kresna, berencana mengadakan upacara persembahan khusus demi terciptanya kedamaian di dunia. Sementara itu, Jarasandha telah membuat perjanjian dengan kekuatan jahat dari dunia bawah, akan mengadakan persembahan dengan mengorbankan seratus nyawa raja-raja demi mempertahankan kekuatannya. Dia masih  membutuhkan tiga raja lagi karena ia telah menangkap sembilan puluh tujuh raja. Saat tiga pemimpin, Arjuna, Kresna, dan Bima berhadapan dengan Jarasandha di kerajaannya, Giribajra, terjadilah perdebatan hebat tentang kepercayaan, agama, dan ritual-ritualnya—Jarasandha bersikukuh dia berada di sisi yang benar, dan Kresna pun mendebat semua pandangannya. Puncak cerita adalah ketika akhirnya Pandawa berhasil mengadakan upacara persembahan tersebut, dan berbagai tantangan yang menghampiri ketenangan pikiran mereka memaksa mereka untuk menguji kepercayaan mereka sendiri.

Advertisements

Profil Penerjemah : Sunardi.


.

Sunardi bersama Sugeng Nugroho menerjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia transkripsi enam pakeliran Ki Purbo Asmoro yang merupakan bagian dari Paket Pendidikan Wayang ( Wayang Educational Package ) terbitan The Lontar Foundation.

Data yang dimuat di laman Lontar tersebut di bawah ini. Sayang tidak keluar tampilan foto nya maupun keterangan profil pribadi beliau.

http://www.lontar.org/index.php?page=translator&id=123&lang=en

Wayang Educational Package terbitan The Lontar Foundation – 2013 – [ buku dan materi pembelajaran pedalangan ]


.

Wayang Educational Package [ Paket Pendidikan Wayang ]
terbitan The Lontar Foundation Jakarta

.

Wayang Educational Package published bu The Lontar Foundation, Jakarta

Wayang Educational Package published bu The Lontar Foundation, Jakarta

.

Terdiri dari enam buku dalam Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Men-transkripsi-kan / menuliskan enam pakeliran penuh Ki Purbo Asmoro.
[ yaitu : lakon “ Makutharama “ dalam tiga gaya / gagrag : klasik, garapan, padat. Kemudian lakon “ Sesaji Raja Suya “, juga dengan tiga gaya / gagrag ].

Terjemahan ke dalam Bahasa Inggris oleh Kathryn Emerson.
Terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Sunardi dan Sugeng Nugroho.

Dilengkapi dengan film (dalam bentuk keeping DVD), dengan total panjang film 35 jam.
Juga dilengkapi dengan buku notasi gamelan pakeliran wayang kulit purwa dari enam pakeliran tersebut.

.

Wayang Educational Package published by The Lontar Foundation, Jakarta / Paket Pendidikan Wayang terbitan The Lontar Foundation, Jakarta

Wayang Educational Package published by The Lontar Foundation, Jakarta / Paket Pendidikan Wayang terbitan The Lontar Foundation, Jakarta

.
Alamat penerbit :

The Lontar Foundation
Jl Danau Laut Tawar no.53, Jakarta 10210
Tel : +62-21-574 6880 , Fax : +62-21-572 0353
www.lontar.org
email : contact@lontar.org

Facebook : The Lontar Foundation
Twitter : @LontarF

.

.
Tulisan / publikasi resmi dari penerbit :
http://www.lontar.org/index.php?page=program&id=16&lang=en

Wayang Educational Package

For centuries, the people of Indonesia have revered and nurtured the art of wayang kulit, the shadow puppet theater. In 2003 the significance of this art form was recognized by UNESCO when it declared wayang a “masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity.” UNESCO has included wayang kulit in the Orgnaization’s Intangible Heritage List and its proposed action plan calls for stronger support of puppeteers (dalang) and increased documentation. For full details see the UNESCO Intangible Heritage List.

In support of this goal, Lontar has produced the Wayang Educational Package for use by educators to teach students the art, wisdom, and cultural knowledge found in the wayang tradition through performances by the renowned Ki Purbo Asmoro.

There are three major performance styles of wayang kulit performed today: “classic” (klasik), “contemporary-interpretive” (garapan), and “condensed” (padat). Over the past several years Lontar has documented each of these performance styles twice and, from the large amount of footage obtained, has produced six films with subtitles in Indonesian and English. Lontar has also published six complete performance scripts in three languages – Javanese, Indonesian and English – and a volume of musical notation.

With the filming of the six performances now complete, as well as the transcription of the plays and their translation into Indonesian and English, the Lontar Foundation’s  Wayang Educational Package is a landmark work. This package—with its 6 documentary films of 6 wayang performances and its 7 books (2 containing Javanese language transcripts of the 6 performances; 2 containing Indonesian translations of the Javanese texts; 2 with English translations of the Javanese text; and 1 book containing the gamelan notation for the pieces that were performed)—is structured in a highly systematic way, so as to promote the greatest potential possible for appreciation, understanding, and analysis of the wayang kulit tradition, particularly current-day performance practices.

.

Books

   Makutharama

Makutharama: Teks Pagelaran Ringgit Purwa Wacucal Tigang Gagrag

Mahkota Rama: Teks Pementasan Wayang Kulit dalam Tiga Gaya

Rama’s Crown: Texts of a Wayang Kulit Tale Performed in Three Dramatic Styles

   Sesaji Raja Suya

Sesaji Raja Suya:Teks Pagelaran Ringgit Purwa Wacucal Tigang Gagrag

Persembahan Agung Para Raja:Teks Pementasan Wayang Kulit dalam Tiga Gaya

The Grand Offering of the Kings: Texts of a Wayang Kulit Tale Performed in Three Dramatic Styles
.

.

   Gamelan Scores: Gamelan Notation for Six Wayang Kulit Performances
.

.

Films

   Makutharama

Makutharama: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Palace Classical Style. Duration: 7 hrs 31 mins

Makutharama: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Contemporary-interpretive Style. Duration: 7 hrs 31 mins

Makuthrama: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Condensed Style. Duration: 2 hrs 4 mins

   Sesaji Raja Suya

Sesaji Raja Suya: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Village Clasical Style. Duration: 7 hrs 9 mins

Sesaji Raja Suya: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Contemporary-interpretive Style. Duration: 6 hrs 40 mins

Sesaji Raja Suya: A Central Javanese Wayang Kulit Performance in Condenses Style. Durasi: 1 hrs 59 mins

.

.

Tambahan informasi dari laman Ki Purbo Asmoro
http://www.wayangedupackage.weebly.com/
.

“WAYANG UNTUK DUNIA”

“sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur”  (Deklarasi UNESCO, 2003)
.

LATAR BELAKANG

Pentingnya kesenian wayang kulit dalam dunia Internasional telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). UNESCO menghimbau untuk lebih banyak penciptaan publikasi dan rekaman audio visual Wayang. Inilah yang dilakukan oleh Yayasan Lontar selama 6 (enam) tahun kebelakang ini, dengan pembuatan “Paket Pendidikan Wayang”. Paket ini menghadirkan dua lakon yang terkenal: Makutharama (Mahkota Rama) yang bertema tentang kepemimpinan, dan Sesaji Raja Suya (Persembahan Agung para Raja) mengenai pertentangan antara keyakinan-keyakinan yang berbeda.
.

PENTINGNYA PAKET PENDIDIKAN WAYANG KARYA YAYASAN LONTAR

‘Paket Pendidikan Wayang’ karya Yayasan Lontar ini adalah sebuah karya yang monumental. Paket ini, dengan 6 film dokumenter dari 6 pertunjukan wayang ditempat yang berbeda, dan 7 buah buku (2 buku berisi transkrip bahasa Jawa, 2 buku berisi terjemahan Bahasa Indonesia dari teks Jawa, 2 buku berisi terjemahan Bahasa Inggris dari teks Jawa, dan 1 buku yang berisi notasi gamelan dari semua lagu)-tersusun dengan cara yang sangat sistematis, sehingga sangat memudahkan untuk proses apresiasi, pemahaman, dan analisa tradisi wayang kulit, terutama dalam praktek keseharian. Cara yang luar biasa sistematis ini belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dengan tersedianya teks dari 6 lakon yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dan juga film pertunjukan wayang dengan subtitel dalam dua bahasa ini juga, masyarakat Internasional secara luas akan dapat melakukan studi menyeluruh tentang tradisi unik ini, di mana saja di dunia. Proses penerjemahan kedalam bahasa lain pun akan jauh lebih mudah, dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar (sudah ada rencana untuk menerjemahkan ke dalam bahasa Perancis, Jepang, dan Jerman.)