Posts Tagged ‘Arjuna’

Buku “ MAHKOTA RAMA – MAKUTHARAMA. Teks Pementasan Wayang Kulit Dalam Tiga Gaya. “ diterjemahkan oleh Sugeng Nugroho – 2013 – [ buku pedalangan jangkep ]


.

Buku 'MAHKOTA RAMA" - teks pakeliran wayang purwa Jawa, diterjemahkan oleh Sugeng Nugroho, diterbitkan oleh The Lontar Foundation.

Buku ‘MAHKOTA RAMA” – teks pakeliran wayang purwa Jawa, diterjemahkan oleh Sugeng Nugroho, diterbitkan oleh The Lontar Foundation.

.

“ MAHKOTA RAMA – MAKUTHARAMA. Teks Pementasan Wayang Kulit Dalam Tiga Gaya. “

Dalang : Ki Purbo Asmoro, penerjemah ke bahasa Indonesia : Sugeng Nugroho  ;  penerbit The Lontar Foundation  ;  Jakarta  ;  Nopemeber 2013 = cetakan pertama  ;  352 halaman  ;  Bahasa Indonesia.

Buku ini merupakan salah satu bagian dari Wayang Educational Package.
.

Ringkasan lakon tertulis di laman http://www.wayangedupackage.weebly.com/ :
.

Dunia dilanda berbagai bencana alam (gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi, tsunami), menyebabkan penderitaan hebat bagi rakyat. Banyak pejabat negara korup mengambil keuntungan dari situasi tersebut, dan keadaan semakin buruk. Arjuna, ksatria dari keluarga Pandawa, bersumpah akan membantu. Dia mendapat ilham bahwa para dewa akan memberikan anugerah berupa wahyu kepemimpinan sejati kepada seseorang yang pantas menerimanya. Anugerah tersebut adalah ajaran kebijaksanaan kepemimpinan para leluhur yang diwariskan oleh Raja Rama yang termasyhur. Pada saat itu, Kurawa bersaudara yang jahat juga berusaha memiliki anugerah dewa tersebut. Cerita pun berkembang, termasuk berbagai kisah tambahan tentang tokoh-tokoh dari kisah Ramayana (Wibisana, Kumbakarna, Dasamuka) yang belum mendapatkan kedamaian di keabadian, dan masih berusaha memenuhi takdir mereka. Arjuna akhirnya bertemu dengan seorang petapa di pegunungan, dan menerima wahyu ajaran kepemimpinan yang akan menuntun ke masa depan yang lebih damai.

Advertisements

Konservasi Gambar Wayang Kulit Purwa dipindai dengan resolusi tinggi dari buku “ Sejarah Wayang Purwa “ oleh Pak Hardjowirogo tahun 1949. – Bagian 4 – [gambar wayang HQ]


Konservasi Gambar Wayang Kulit Purwa dipindai dengan resolusi tinggi dari buku “ Sejarah Wayang Purwa “ oleh Pak Hardjowirogo tahun 1949.

[ bagian 4 , diunggah April 2013]

.

61. Raden Kangsa, karya D. Tjarito – 2,58 MB
http://www.mediafire.com/view/4o4asu3wf9awbb8/71_Kangsa_(Raden)-_D._Tjarito_1949_c.jpg

RADEN KANGSA, karya D. Tjarito, 1949. Gambar wayang purwa Jawa dengan resolusi tinggi. Gambar wayang HQ.

RADEN KANGSA, karya D. Tjarito, 1949. Gambar wayang purwa Jawa dengan resolusi tinggi. Gambar wayang HQ.

.
62. Raden Dastarastra, 1.460 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#oy3qz7e3q22g78z

63. Raden Pandudewanata, 1.040 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#an6n7f6irfca1jh

64. Raden Yamawidura, 1.280 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#blof2011bm0n428

65. Raden Puntadewa, 1.040 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#1mqtrc41w8l7jro

66. Prabu Yudistira, 1.170 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#w23ou0b6lmmt77v

67. Dewi Drupadi, 988 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#1m88zudpx2wr8yn

68. Raden Pancawala, karya Kasidi. 1.600 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#xnvtnpuo3tkz9tn

69. Raden Bratasena.

70. Raden Wrekodara, 1.068 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#g2d1qdggq3da225
.

71. Dewa Ruci, karya Kasidi. 1.080 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#cvv32b59oexxfof
.

Gambar wayang kulit purwa DEWA RUCI karya Kasidi 1949.

Gambar wayang kulit purwa DEWA RUCI karya Kasidi 1949.

.

 

72. Raden Antasena, karya Kasidi, 2.660 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#2awzp3s3ac7zicx
.

Gambar wayang kulit purwa Raden ANTASENA karya Kasidi 1949.

Gambar wayang kulit purwa Raden ANTASENA karya Kasidi 1949.

.

 

73. Raden Gatotkaca, karya D. Tjarito. 2.750 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#433ab8kkrff3baa
.

Gambar wayang kulit purwa Raden GATOTKACA karya D Tjarito 1949

Gambar wayang kulit purwa Raden GATOTKACA karya D Tjarito 1949

.

 

74. Haryo Prabakesa, karya D. Tjarito. 2.90 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#n4dvqceh9wq39jb

75. Raden Pamade. 980 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#23jd1irx1lxztqn

76. Raden Arjuna. 1.080 kB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#czzctyo250gqub1

.

[ pemutakhiran 09 Mei 2014 ]

.

77. Begawan Mintaraga, karya Kasidi. 1.77 MB
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#rsg58dcin91roi6

.

BEGAWAN MINTARAGA karya Kasidi dari buku Sejarah Wayang Purwa- Pak Hardjowirogo.

Gambar wayang kulit purwa BEGAWAN MINTARAGA karya Kasidi dari buku Sejarah Wayang Purwa- Pak Hardjowirogo 1949.

.

 

77 b. Gambar adegan Mintaraga memanah babi hutan, karya S. Hatmanto. 2.45 MB.
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#1v9kq7v7lq56q9j

 

78. Rara Ireng dan
79. Dewi Wara Sumbadra. 2.02 MB.
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#qq1a9mhcg1dsq2r

 

79 b. Gambar adegan Dewi Sumbadra di “larung” / dihanyutkan di sungai. 6.55 MB.
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#sq60s2jusjht0k6

.

Gambar adegan wayang DEWI SUMBADRA di "larung" - 1949.

Gambar adegan wayang DEWI SUMBADRA di “larung”.

.

 

80. Dewi Wara Srikandi. 1.28 MB.
http://www.mediafire.com/view/fk3yynk4cxgaw/Gambar%20wayang%20Sejarah%20Wayang%20Purwa%20-%204#pa28b2bt3y82v2g

.

Gambar wayang kulit purwa DEWI WARA SRIKANDI- 1949

Gambar wayang kulit purwa DEWI WARA SRIKANDI- 1949

.

[ akhir pemutakhiran 09 Mei 2014 ]

 

Buku “SESAJI RAJA SUYA” – Purbo Asmoro – 2013 [buku pedalangan jangkep]


.

Buku pedalangan jangkep SESAJI RAJA SUYA - Purbo Asmoro

Buku pedalangan jangkep SESAJI RAJA SUYA – dalang : Purbo Asmoro – penulis teks pakeliran bahasa Jawa : Kathryn Emerson – penerbit The Lontar Foundation, Jakarta.

.

Data buku :

Dalang : Purbo Asmoro  , penulis teks pakeliran dalam bahasa Jawa : Kathryn Emerson  ” Sesaji Raja Suya. Teks Pagelaran Ringgit Purwa Wacucal Tigang Gagrag. ” ;  Jakarta  ;  Yayasan Lontar  ;  2013 = cetakan pertama  ;  xii +380 (392 p.) ; 22.9 x 15.2 x 2.5 cm.; 655 gr.; paperback  ;  ISBN 978-979-8083-97-6  ;  bahasa Jawa pedalangan.

.

.

Dikutip dari laman http://www.lontar.org :

For centuries, the people of Indonesia have revered and nurtured the art of wayang kulit, the shadow puppet theater. In 2003 the significance of this art form was recognized by UNESCO when it declared wayang a “masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity.” UNESCO has included wayang kulit in the Organization’s Intangible Heritage List and its proposed action plan calls for stronger support of puppeteers (dalang) and increased documentation. For full details see the UNESCO Intangible Heritage List.

In support of this goal, Lontar is producing a shadow theater educational package for use by educators to teach students the art, wisdom, and cultural knowledge found in the wayang tradition.

There are three major performance styles of wayang kulit performed today: “classic” (klasik), “contemporary-interpretive” (garapan), and “condensed” (padhat). Over the past several years Lontar has documented each of these performance styles twice and, from the large amount of footage obtained, will produce six films with subtitles in Indonesian and English. Lontar will also publish six complete performance scripts in three languages – Javanese, Indonesian and English – and a volume of musical notation.

With the filming of the six performances now complete, as well as the transcription of the plays and their translation into Indonesian and English, Lontar is now seeking additional funding to complete production of the educational packages.

Tag tambahan :

wayang kulit classical performance, wayang kulit contemporary interpretive performance, wayang kulit condensed performance, shadow theater documentation, wayang kulit complete performance script, shadow theater educational package, art, wisdom, cultural knowledge, musical notation, gamelan scores

.

Pemutakhiran 12 Januari 2014 :

Buku ini diluncurkan pada bulan Nopember 2013 di Jakarta. Buku ini merupakan salah satu bagian dari Wayang Educational Package. Di bawah ini informasi tambahan yang Admin peroleh mengenai buku ini.

.

Ringkasan tertulis di laman http://wayangedupackage.weebly.com/

Sesaji Raja Suya

Jarasandha, seorang raja jahat dan menakutkan, sedang meneror dunia—mengambil alih kekuasaan kerajaan-kerajaan lain, memenjarakan raja-raja yang adil dan dicintai rakyat, serta  memorak-porandakan kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Keluarga Pandawa, lima bersaudara, yang gagah berani, bersama-sama dengan Kresna, berencana mengadakan upacara persembahan khusus demi terciptanya kedamaian di dunia. Sementara itu, Jarasandha telah membuat perjanjian dengan kekuatan jahat dari dunia bawah, akan mengadakan persembahan dengan mengorbankan seratus nyawa raja-raja demi mempertahankan kekuatannya. Dia masih  membutuhkan tiga raja lagi karena ia telah menangkap sembilan puluh tujuh raja. Saat tiga pemimpin, Arjuna, Kresna, dan Bima berhadapan dengan Jarasandha di kerajaannya, Giribajra, terjadilah perdebatan hebat tentang kepercayaan, agama, dan ritual-ritualnya—Jarasandha bersikukuh dia berada di sisi yang benar, dan Kresna pun mendebat semua pandangannya. Puncak cerita adalah ketika akhirnya Pandawa berhasil mengadakan upacara persembahan tersebut, dan berbagai tantangan yang menghampiri ketenangan pikiran mereka memaksa mereka untuk menguji kepercayaan mereka sendiri.

.

.

Overview tertulis di lama Barnes and Noble :
http://www.barnesandnoble.com/w/sesaji-raja-suya-purbo-asmoro/1117742211?ean=9786029144017

Sesaji Raja Suya – The Grand Offering of the Kings

A terrifying and evil king, Jarasandha, is terrorizing the world-taking over countries, imprisoning just and popular kings, and ravaging havoc on communities around the world. The heroic Pandhawa family of five brothers craft a plan together with Kresna to put on a very special ceremony of offerings that will help forge peace in the world. Jarasandha, meanwhile, has made his own pact with the evil forces in the underworld, to sacrifice one hundred kings in order to secure his power. He needs three more leaders, as he has already taken control over ninety-seven. As the three leaders Arjuna, Kresna, and Bima face off with Jarasandha in his kingdom of Giribajra, a grand debate begins on the nature of belief, religion, and rituals-Jarasandha insisting he is in the right, and Kresna debating his every point. The story comes to a climax when the Pandhawa actually do go through with their ceremony of offerings, and various challenges to their own peace of mind force them to examine their own beliefs.

This book contains the original Javanese transcripts of Purbo Asmoro’s three live performances of Sesaji Raja Suya in classical, contemporary-interpretive, and condensed styles.

Buku ” MAKUTHARAMA ” – Purbo Asmoro – 2013 [buku pedalangan jangkep]


.

Buku MAKUTHARAMA - Purbo Asmoro - Lontar

Buku MAKUTHARAMA – dalang : Purbo Asmoro – penulis teks pakeliran dalam Bahasa Jawa : Kathryn Emerson – penerbit The Lontar Foundation, Jakarta.

.

Data buku :

Dalang : Purbo Asmoro  ;  penulis teks pakeliran dalam bahasa Jawa : Kathryn Emerson ” MAKUTHARAMA. Teks Pagelaran Ringgit Purwa Wacucal Tigang Gagrag. “  ;  Jakarta  ;  Yayasan Lontar  ;  2013 = cetakan pertama  ;  xii +380 (392 p.) ; 22.9 x 15.2 x 2.5 cm; 655 gr.  ;  paperback  ; ISBN 978-979-8083-97-6  ;  bahasa Jawa pedalangan.

.

.

Diluncurkan medio April 2013.

Warga Indonesia sampun pinten-pinten abad laminipun sami kasengsem dhumateng pagelaran ringgit wacucal. Tetingalan menika sampun dipun-akeni ing jagad internasional malah dening UNESCO kakepyakaken minangka satunggaling wujud “kagunan tutur tinular adiluhung sarta warisan kabudayan ndonya”. UNESCO ugi netepaken lan angajak wontenipun program pendataan, pendokumentasian, penerbitan, lan perekaman audio-visual. Ananggapi ajakan kasebat, Lontar ngedalaken buku punika ingkang mujudaken salah satunggal saking pitung buku sanesipun, nem film dokumenter, sarta dokumentasi foto wayang sakothak.

Perlu kawuningan, bilih samangke wonten tigang gagrak pagelaran ringgit wacucal wonten Surakarta, inggih punika pagelaran gagrak klasik, gagrak garapan sedalu, sarta gagrag padat. Gagrak klasik inggih punika pagelaran ringgit wacucal ingkang taksih anggodheli paugeraning padhalangan ingkang sampun run-tumurun. Gagrag garapan sedalu inggih punika pagelaran ringgit wacucal ingkang lampahanipun dipun-garap manut sanggiting dhalang sarta anggadhahi sipat anyar utawi kontemporer, nanging danguning pagelaran taksih sami kaliyan gagrag klasik, inggih punika antawis pitung jam. Gagrag padat inggih punika pagelaran ringgit ingkang langkung nemenaken dhateng garap lampahan satemah wekdalipun langkung cekak.

Tigang “teks” ingkang kawrat ing buku punika mujudaken seratan saking lampahan ingkang sami, ingkang dipun-gelar lumantar tigang gagrag klasik, garapan sedalu, sarta padat. Ing buku versi basa Inggris ugi dipun-jangkepi cathetan-cathetan kangge nggampilaken para nupiksa nguningani bab-bab ingkang dados tuk sumbering budaya, sejarah, sarta pikajenging lelucon ingkang mbok manawi radi angel dipun-mangertosi pikajenganipun tanpa wonten katrangan sawatawis. Kajawi punika, versi basa Inggris dipun-lampiraken teges-tegesing cakepan sulukan. Dene ing perangan bebuka kaaturaken bab beda-bedaning gagrag padhalangan antawisipun gagrak klasik, gagrag padat ingkang lain ring tahun 1970-nan, sarta gagrag garapan ingkang wiwit wonten iang taun 1990-nan.

“Paket Pendidikan Wayang” punika – jangkep mawi buku, film, lan foto – karancang kanthi cara ingkang sistematis supados nggampilaken para nupiksa anggenipun mirsani, ngaosi, ngraosaken, sarta mangertosi pagelaraning ringgit wacucal ing wekdal samangke.

  • Purbo Asmoro, dhalang ingkang anggelar lampahan-lampahan kaserat ing buku punika kalairaken ing Pacitan, Jawi Wetan, rikala tahun 1961. Minangka guru padhalangan ing Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, panjenenganipun saged ngedum wanci antawisipun mucal kaliyan ndhalang.
  • Yayasan Lontar madeg wiwit taun 1987, anggadhahi sedya nawekaken basa, sastra, lan budaya Indonesia. Buku punika mujudaken salah satunggal saking pitung buku ingkang kalebet “Paket Pendidikan Wayang”. Nyadhiyakaken awujud digital kagem para nupiksa, sarta saged dipun-undhuh tanpa prabeya kangge ancas non-komersil ing website Lontar (www.lontar.org). Wedalan awujud cetak lan elektronik teks kanthi basa Inggris saged dipun-pundhut kanthi prabeya ingkang mboten awis lumantar Amazon.com. Wedalan awujud elektronik teks kanthi basa Jawi lan basa Indonesia saged dipun-pendhet tanpa prabeya lumantar website Lontar (www.lontar.org).

.

.

CvrB Makutharama- Purbo Asmoro cmprs

.

.

Pemutakhiran 12 Januari 2014 :

.

Ringkasan lakon tertulis di laman http://wayangedupackage.weebly.com/ :

.

Dunia dilanda berbagai bencana alam (gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi, tsunami), menyebabkan penderitaan hebat bagi rakyat. Banyak pejabat negara korup mengambil keuntungan dari situasi tersebut, dan keadaan semakin buruk. Arjuna, ksatria dari keluarga Pandawa, bersumpah akan membantu. Dia mendapat ilham bahwa para dewa akan memberikan anugerah berupa wahyu kepemimpinan sejati kepada seseorang yang pantas menerimanya. Anugerah tersebut adalah ajaran kebijaksanaan kepemimpinan para leluhur yang diwariskan oleh Raja Rama yang termasyhur. Pada saat itu, Kurawa bersaudara yang jahat juga berusaha memiliki anugerah dewa tersebut. Cerita pun berkembang, termasuk berbagai kisah tambahan tentang tokoh-tokoh dari kisah Ramayana (Wibisana, Kumbakarna, Dasamuka) yang belum mendapatkan kedamaian di keabadian, dan masih berusaha memenuhi takdir mereka. Arjuna akhirnya bertemu dengan seorang petapa di pegunungan, dan menerima wahyu ajaran kepemimpinan yang akan menuntun ke masa depan yang lebih damai.

.

The world has been struck by multiple natural disasters (earthquakes, landslides, volcanic eruptions, tsunamis), causing great suffering for the common people. Various corrupt officials are taking advantage of the situation, and things are getting worse. Arjuna, the princely hero from the Pandhawa family, has vowed to do something to help. He hears of a gift of inspired leadership the gods are planning to hand down to a worthy mortal—the legendary King Rama’s philosophy of leadership from generations past. As the antagonist family of Kurawa brothers also struggles for possession of the god’s boon the story unfolds, including numerous secondary plots about characters from the Ramayana (Wibisana, Kumbakarna, Dasamuka) who have yet to have peace in eternity, and are still working out their destiny. Finally, Arjuna meets with an ascetic up in the mountains, and receives the philosophy of inspired leadership which will lead to a more peaceful future.

.

.

Buku ini merupakan salah satu bagian dari materi Wayang Educational Package.

Ebook ” WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA ” – Sri Mulyono – 1982, 1987, 1992


.

Data buku :

Sri Mulyono  ;  “ WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA. (Seri Pustaka Wayang 11). “  ;  Jakarta  ;  penerbit CV Haji Masagung  ;  1992 = terbitan ketiga ( 1982 = pertama, 1987 = kedua )  ;  ISBN 979-412-033-2  ;  184 halaman  ;  bahasa Indonesia.

Catatan :

Penerbit CV Haji Masagung, Jakarta ( adalah eks penerbit PT Gunung Agung, penerbit PT Inti Idayu Press dan penerbit Yayasan Masagung ) , kala itu beralamat di Jl. Kwitang no.8, Jakarta 10420.

.

Buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA - Sri Mulyono

Buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA – Sri Mulyono

.

Hasil konservasi dalam dua bagian ; untuk keperluan study wayang ; dalam file digital format PDF ; dapat Anda unduh gratis di alamat-alamat :

.

Bagian 1  ( halaman 1 sampai dengan 94 )
http://www.4shared.com/office/ipFWVYx7/Wayang_dan_Filsafat_Nsntr1-_Sr.html

Bagian 2 ( halaman 95 sampai dengan akhir )
http://www.4shared.com/office/c0CZ7oF-/Wayang_dan_Filsafat_Nsntr2-_Sr.html

.

[ Untuk mengetahui hasil konservasi buku-buku wayang karya Sri Mulyono yang lain, silakan kunjungi halaman “ Buku-buku Wayang karya SriMulyono ditulis 1970 ~ 1980 an “. ]

.

Daftar Isi Buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA karya Sri Mulyono

Daftar Isi Buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA karya Sri Mulyono

.

DftrIsi2 Wyng Flsft Nsntr Sri Mulyono.

Kata Pengantar dari Boediardjo – Ketua Umum Yayasan NAWANGI [ Pewayangan Nasional Indonesia ] :

.

Pngntr1 Wyng Flsft Nsntr Sri Mulyono.

Pngntr2 Wyng Flsft Nsntr Sri Mulyono

Kata Pengantar oleh Boediardjo untuk Buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA karya Sri Mulyono

.

.

Petikan tentang TAN KENA KINAYA NGAPA :

.

TAN KENA KINAYA NGAPA di buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA karya Sri Mulyono

TAN KENA KINAYA NGAPA di buku WAYANG DAN FILSAFAT NUSANTARA karya Sri Mulyono

.

TanKenaKinayaNgapa2 cmprs.

TanKenaKinayaNgapa3 cmprs.

 

 

 

Ebook ” Ardjuna Wiwaha ” – Cabang Bagian Bahasa – 1959.


Halaman ini dalam persiapan.

.

.

Buku wayang ” Ardjuna Wiwaha ” 1959.

.

.

.

.

Karya S.Hatmanto – ” Arjuna dan Supraba ” (gambar adegan wayang).

.

 

 

Konservasi (sambungan ke 2) gambar wayang kulit purwa dari buku Bharata Yuddha 1 Ki Siswoharsojo, 1965, dipindai dengan resolusi tinggi.


Gambar wayang kulit purwa resolusi tinggi, wayang, Kasidi, D Tjarito, Sulardi R, Bharata Yuddha jilid 1, Siswoharsojo Ki

.

Gambar wayang kulit purwa oleh Kasidi, D Tjarito, R Sulardi yang dimuat di dalam buku Bharata Yuddha jilid 1 karya Ki Siswoharsojo terbitan tahun 1965 (cetakan ke 2).

[ Pemutakhiran 10 Juni 2012 , menambahkan 19 gambar wayang kulit purwa dipindai dengan resolusi tinggi ]

dari posting sebelumnya : https://wayangpustaka02.wordpress.com/2011/09/17/konservasi-gambar-wayang-kulit-purwa-dari-buku-bharata-yuddha-1-ki-siswoharsojo-1965/

.

Destrarastra ( 739 Kb )
http://www.4shared.com/photo/lTylJnbn/Destrarastra_1965_buku_Siswoha.html

Dewabrata ( 521 Kb )
http://www.4shared.com/photo/-U1NZuib/Dewabrata_1965_buku_Siswoharso.html

Drestajumena ( 791 Kb )
http://www.4shared.com/photo/obNlirrg/Drestajumena_1965_Kasidi-_buku.html

Drupada ( 687 Kb )
http://www.4shared.com/photo/HKX_XxUW/Drupada_1965_Kasidi-_buku_Sisw.html

Durna ( 850 Kb )
http://www.4shared.com/photo/hO_4sN8O/Durna_1965_buku_Siswoharsojo.html

Dursasana ( 1,2 Mb )
http://www.4shared.com/photo/qC3TocTn/Dursasana_1965_D_Tjarita-_buku.html

Duryudana ( 852 Kb )
http://www.4shared.com/photo/0_ijh2Zl/Duryudana_1965_buku_Siswoharso.html

Gatutkaca ( 1,08 Mb )
http://www.4shared.com/photo/1ZEcklIC/Gatutkaca_1965_D_Tjarito-_buku.html

Hanantaboga ( 922 Kb )
http://www.4shared.com/photo/vw4xtH3-/Hanantaboga_1965_R_Sulardi-_bu.html

.

.

Jarasanda ( 1,1 Mb )
http://www.4shared.com/photo/5ImEkgPm/Jarasanda_1965_D_Tjarita-_Sisw.html

.

.

Karna ( 564 Kb )
http://www.4shared.com/photo/VdLkimeS/Karna_1965_Siswoharsojo.html

Niwatakawaca ( 1,57 Mb )
http://www.4shared.com/photo/0pacVgYv/Niwatakawaca_1965_Kasidi-_Sisw.html

Pandawa ( 1,89 Mb )
http://www.4shared.com/photo/Tz7vtb3-/Pandawa_1965_Siswoharsojo.html

Pandawa muda ( 1,75 Mb )
http://www.4shared.com/photo/6VMtSFgL/Pandawa_muda_1965_Siswoharsojo.html

.

.

Pandu ( 507 Kb )
http://www.4shared.com/photo/YYMZKFoJ/Pandu_1965_Siswoharsojo.html

Puntadewa ( 444 Kb )
http://www.4shared.com/photo/9vBxEyNX/Puntadewa_1965_Siswoharsojo.html

Sangkuni ( 887 Kb )
http://www.4shared.com/photo/az7JnCAT/Sangkuni_1965_Siswoharsojo.html

Sentanu ( 751 Kb )
http://www.4shared.com/photo/koMhWAdw/Sentanu_1965_Siswoharsojo.html

Srikandi ( 481 Kb )
http://www.4shared.com/photo/mBBA7h4O/Srikandi_1965_D_Tjarita-_Siswo.html

Srikandi dan Drestajumena ( 1,25 Mb )
http://www.4shared.com/photo/GnkyBJ3G/Srikandi-_D_Tjarita__Drestajum.html

Supraba ( 396 Kb )
http://www.4shared.com/photo/Cpi5ZY_w/Supraba_1965_Siswoharsojo.html

Uruwasi ( 496 Kb )
http://www.4shared.com/photo/Dp67mFaD/Uruwasi_1965_Siswoharsojo.html

Uruwasi dan Arjuna ( 938 Kb )
http://www.4shared.com/photo/rFQCgROB/Uruwasi__Arjuna_1965_buku_Sisw.html

Wiyasa ( 935 Kb )
http://www.4shared.com/photo/FunbQZHK/Wiyasa_1965_Kasidi-_buku_Siswo.html

———-

Blog Wayang Pustaka mempunyai banyak koleksi gambar wayang kulit purwa resolusi tinggi yang tersimpan di beberapa posting / alamat URL. Untuk melihat Daftar Gambar lengkap silakan kunjungi URL  :  https://wayangpustaka02.wordpress.com/daftar-gambar-wayang-purwa-dengan-resolusi-tinggi/
dan dari sana Anda bisa klik untuk masuk ke masing-masing koleksi.