Posts Tagged ‘Bathara Indra’

Konservasi gambar wayang kulit purwa dari buku Bharata Yuddha 1 Ki Siswoharsojo 1965, dipindai dengan resolusi tinggi.


Gambar wayang kulit purwa resolusi tinggi, wayang, Kasidi, D Tjarito, Sulardi R, Bharata Yuddha jilid 1, Siswoharsojo Ki

 

Gambar wayang oleh Kasidi, D Tjarito, R Sulardi yang dimuat di dalam buku Bharata Yuddha jilid 1 karya Ki Siswoharsojo terbitan tahun 1965 (cetakan ke 2).

Abiyasa ( 671 Kb )
http://www.4shared.com/photo/-SPItFiP/Abiyasa_buku_Siswoharsojo_1965.html

Anggaraparna ( 1.098 Kb )
http://www.4shared.com/photo/8qbGm1xh/Anggaraparna-_D_Tjarita-_buku_.html

Anggendari ( 371 Kb )
http://www.4shared.com/photo/mrxISAyF/Anggendari-_buku_Siswoharsojo_.html

Arjuna 1 ( 468 Kb )
http://www.4shared.com/photo/r_Za3bas/Arjuna1-_buku_Siswoharsojo_196.html

Arjuna 2 ( 460 Kb )
http://www.4shared.com/photo/NfsHzjOk/Arjuna2-_buku_Siswoharsojo_196.html

Balarama ( 987 Kb )
http://www.4shared.com/photo/DPPAsF2O/Balarama-_Kasidi-_buku_Siswoha.html

Basukarna ( 686 Kb )
http://www.4shared.com/photo/AdSN3QjI/Basukarna-_Kasidi-_buku_Siswoh.html

Bathara Guru ( 842 Kb )
http://www.4shared.com/photo/nbpeNZaU/Bathara_Guru-_buku_Siswoharsoj.html

Bathara Indra ( 1.029 Kb )
http://www.4shared.com/photo/msWs7FeZ/Bathara_Indra-_buku_Siswoharso.html

Bimasena ( 1.190 Kb )
http://www.4shared.com/photo/dvDam3FN/Bimasena-_buku_Siswoharsojo_19.html

Bisma ( 876 Kb)
http://www.4shared.com/photo/qahZNHmo/Bisma-_D_Tjarita-_buku_Siswoha.html

Bratasena ( 1.181 Kb )
http://www.4shared.com/photo/VW65JooD/Bratasena-buku_Siswoharsojo_19.html

 

Yang di bawah ini sedang dipersiapkan. Silakan sering kunjungi untuk pemutakhiran.

[ telah dilakukan pemutakhiran pada tanggal 10 Juni 2012 , ditambahkan 19 gambar wayang kulit di URL : https://wayangpustaka02.wordpress.com/2012/06/09/konservasi-2-gambar-wayang-kulit-purwa-dari-buku-bharata-yuddha-1-ki-siswoharsojo/  ]

 

Destrarastra

Dewabrata

Drestajumena

Drupada

Durna

Dursasana

Duryudana

Gatutkaca

Hanantaboga

Jarasanda

Karna

Niwatakawaca

Pandawa

Pandawa muda

Pandu

Puntadewa

Sangkuni

Sentanu

Srikandi

Srikandi dan Drestajumena

Supraba

Uruwasi

Uruwasi dan Arjuna

Wiyasa

.

———

Blog Wayang Pustaka mempunyai banyak koleksi gambar wayang kulit purwa resolusi tinggi yang tersimpan di beberapa posting / alamat URL. Untuk melihat Daftar Gambar lengkap silakan kunjungi URL  :  https://wayangpustaka02.wordpress.com/daftar-gambar-wayang-purwa-dengan-resolusi-tinggi/
dan dari sana Anda bisa klik untuk masuk ke masing-masing koleksi.

Advertisements

Gambar wayang purwa lama bewarna dipindai resolusi tinggi.


Gambar wayang purwa lama bewarna dipindai resolusi tinggi.

Ditulis oleh Budi Adi Soewirjo.
Jakarta, 17 Juli 2011. 

Laman Wayangpustaka telah pernah menampilkan puluhan file sharing gambar wayang purwa era 1937-an yang dipindai dengan resolusi tinggi :

http://wayangpustaka.wordpress.com/daftar-gambar-wayang-purwa-dengan-resolusi-tinggi/

.

Minggu lalu laman Wayangpustaka menerima pinjaman gambar wayang purwa lama bewarna dari mas Akhy Dchocholate ( Ki Guno Carito ) yang beralamat di area Jl. Bangka, Jakarta. Gambar-gambar tersebut kelihatannya bagian dari suatu buku, namun tidak diketahui buku apa karena saat ini gambar-gambar tersebut sudah merupakan lembar-lembar halaman terpisah. Satu halaman memuat satu gambar. Jika menilik gambarnya , wayang-wayang tersebut se-type dengan wayang karya Kasidi, Darmotjarito, RM Sulardi yang pernah diterbitkan tahun 1937-an. Namun kelihatannya gambar ini berasal dari buku cetakan ulang sekitar akhir tahun 1950-an menilik bahwa nama tokoh tertulis dengan ejaan Suwandi. Buku-buku semacam ini sudah tidak pernah terbit lagi sejak era 1960-an ; paling tidak itu yang diketahui penulis.

Laman Wayangpustaka mengucapkan terima kasih atas peminjaman gambar tersebut sebagai dukungan upaya konservasi materi wayang, dari media tercetak direkam menjadi media rekam digital. Hasil konservasi file digital akan merupakan persiapan bahan isi Perpustakaan Terbuka Wayang Digital , namun sekarang pun Anda bisa mengunduhnya gratis.

Konservasi ini diusahakan dengan memakai resolusi tinggi agar para pemakai / pengunduh bisa mendapatkan gambar digital yang cukup bagus , sebagai bahan pembelajaran wayang atau dipergunakan berikutnya dalam apresiasi wayang.

Kami mengajak Anda – yang mungkin mempunyai lembar-lembar gambar wayang seperti ini – untuk mendukung kegiatan nirlaba konservasi kepustakaan dan materi tercetak wayang lainnya , agar karya para pendahulu kita ter-konservasi dan bisa diketahui lebih luas oleh masyarakat.

Jika Anda berkehendak untuk memindai dan mengunggah sendiri ke internet file sharing. Terima kasih banyak. Silakan Anda bisa berbagi alamat URL nya dengan kami untuk ditampilkan URL nya di laman Wayangpustaka.

Jika Anda kesulitan memindai – namun Anda bersedia sukarela berbagi nirlaba – silakan Anda meng-info kami, dan kami bersedia untuk gotong royong memindai dan mengunggah ke internet file sharing.

Semua kegiatan dengan satu landasan kegiatan gotong royong nirlaba : konservasi karya pendahulu yang – barangkali – sekarang kurang terawat, memungkinkan masyarakat melihat / membaca karya pendahulu yang sudah tidak terbit lagi ( sepanjang hal tersebut memungkinkan ), sedikit demi sedikit mengumpulkan bahan isi Perpustakaan Terbuka Wayang Digital yang mungkin bisa terbentuk kelak kemudian hari.

*** 

Saat ini tersedia lima gambar wayang :

Catatan : Jangan mengunduh dari blog ini karena file nya sudah terkompresi , unduhlah di URL file sharing yang tercantum di bawah nama tokoh masing-masing.
.
.

.
Satyawati ; 5,43 MB
http://www.4shared.com/photo/psiUGg_D/Satyawati_crop.html 

Bathara Indra ; 7,36 MB
http://www.4shared.com/photo/kWQ-_oJL/Bathara_Indra_cmprs.html 

Durmagati ; 7,83 MB
http://www.4shared.com/photo/Ztjwngjz/Durmagati_crop.html 

Jayadratha ; 8,16 MB
http://www.4shared.com/photo/SANw7mPe/Jayadratha_crop.html 

Parasara ; 6,86 MB
http://www.4shared.com/photo/cLH_2EtJ/Parasara_crop.html

‘Ebook’ ” Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita ” jilid 7 karya S Padmosoekotjo.


‘ebook’ wayang, ‘ebook’ wayang purwa, buku wayang, buku wayang purwa, Pandawa, Korawa, Bharatayuddha, Prabu Kresna, Prabu Dretarastra, Bathara Indra, Karna, Bhagawadgita, Prabu Yudhistira, Resi Bhisma, Drona, Krepa, Prabu Salya, Uttara, Wirasangka, Sweta, Setyaki, Duryodana, Sang Sanga, Irawan, Abhimanyu, Jayadrata, Bhurisrawa, Dussasana, Salya,Aswatama, Widura, Sanjaya, Kunthi, Gandari, bangsa Yadawa, Dewi Kresna, Dropadi, penulis S Padmosoekotjo, penerbit CV Citra Jaya Murti, silsilah wayang, silsilah wayang purwa, byuha, wyuha, formasi prajurit tempur.
.

Data buku :

S Padmosoekotjo ; “ Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita “ jilid 7 ; Surabaya ; CV Citra Jaya Murti ; 1992 = cetakan ke 3 ; 196 halaman ; aksara Latin ; bahasa Jawa ; diagram silsilah wayang, gambar gelar prajurit perang, gambar adegan wayang. [ ada catatan di dalam buku : 1986 = cetakan pertama, 1987 = cetakan kedua, 1992 = cetakan ketiga ] 
.

Buku ini adalah jilid terakhir berisi cerita mulai dari Kresna Duta ; uraian perang Bharatayuddha dari hari ke hari selama delapanbelas hari ; Bhagawad Gita ; sesudah perang Bharatayuddha sampai Pandawa muksa. 

Cerita perang dari hari ke hari disertai gambar-gambar “ pacak-barising prajurit utawi gelaring baris ( byuha, wyuha ) “ / “ formasi prajurit tempur “ yang dikutip dari buku karya Prof. Dr. R. M. Sutjipto Wirjosuparto berjudul “ Kakawin Bharatayuddha “. Misal formasi di hari ke tujuh : Bajrabyuha = formasi berbentuk tombak berujung tiga , Cakrabyuha = formasi bulat laksana senjata cakra. 

Bhagawad Gita mengutip tulisan gubahan bebas R Boedihardja yang dimuat berkala di majalah bahasa Jawa Jaya Baya terbitan tahun ke X nomor 48 ~ 50 dan dilanjutkan ke terbitan tahun ke XI nomor 1 ~ 3. Menurut S Padmosoekotjo, dari banyak tulisan gubahan bebas Bhagawad Gita yang pernah dibacanya, tulisan R Boedihardja adalah yang paling enak dimengerti dan disertai banyak catatan penjelasan.
.

‘Ebook’ buku jilid 7 ini dibagi menjadi 2 file yang bisa diunduh gratis di alamat URL :

 Bagian 1 : 
http://www.4shared.com/document/dyGdMGda/SWPMC_7_Bag1.html

 Bagian 2:
 http://www.4shared.com/document/9tjKCRRT/SWPMC_7_Bag2.html
.

Terlaksananya konservasi buku ini atas peran serta Paguyuban Pecinta Wayang (PPW) Jawa Timur ( email : ppw.jatim@yahoo.com ) dengan pengurus mas Ali Mustofa, Trenggalek (Ketua) dan mas Hendro Jatmiko, Sidoarjo (Bendahara) .

 

Daftar Isi buku jilid 7 ini :

 

 Contoh isi buku jilid 7 ini yang menceritakan tentang byuha (wyuha) / formasi prajurit tempur :

 

‘Ebook’ ” Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita ” jilid 6 karya S Padmosoekotjo.


‘ebook’ wayang, ‘ebook’ wayang purwa, buku wayang, buku wayang purwa, Widura, Prabu Drestarastra, Maharsi Maitreya, Duryodana, Bhima, Kirmira, Prabu Kresna, Pandawa, hutan Kamyaka, Arjuna, gunung Indrakila, Suralaya, Dewi Urwasi, Niwatakawaca, Hiranyapura, Maharsi Bhrigadhaswa, Prabu Nala, Naga Karkotaka, Maharsi Lomasa, Maharsi Agastya, Daitya Watapi, Danawaraja Ilwala, senjata Bajra, Bathara Indra,Ramaparasu , Parasurama, Bathara Wisnu, Maharsi Cyawana, Dewi Sukannya, Bathara Agni, Prabu Usinara, Dropadi, Gathutkaca, Hanuman, Jathasura, Asuraraja Prabu Maniman, Begawan Markandheya,Bathara Widrati, Gandarwaraja, negara Wiratha, Mahasenapati Kicaka, Sairandri, Ballawa, Prabu Matsya, Brehannala, Korawa, daerah Upaplawya, Brahmana Pancala, Sanjaya, penulis S Padmosoekotjo, penerbit CV Citra Jaya Murti, silsilah wayang, silsilah wayang purwa. 

 

Data buku : 

S Padmosoekotjo ; “ Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita “ jilid 6; Surabaya ; CV Citra Jaya Murti ; 1990 = cetakan ke 2 ; 196 halaman ; aksara Latin ; bahasa Jawa ; diagram silsilah wayang. 

 

‘Ebook’ buku ini dibagi menjadi 2 file yang bisa diunduh gratis di alamat URL : 

Bagian 1 :
http://www.4shared.com/document/SQFo0eOd/SWPMC_6_Bag1.html 

Bagian 2:
http://www.4shared.com/document/N3c6dPsh/SWPMC_6_Bag2.html

Terlaksananya konservasi buku ini atas peran serta Paguyuban Pecinta Wayang (PPW) Jawa Timur ( email : ppw.jatim@yahoo.com) dengan pengurus mas Ali Mustofa, Trenggalek (Ketua) dan mas Hendro Jatmiko, Sidoarjo (Bendahara) .

Daftar Isi buku jilid 6 ini :

 

 

 

 Contoh isi buku jilid 6 ini :

Ebook ‘ Dewaruci ‘ karya S.P. Adhikara


Ebook ‘ Dewaruci ‘ karya S.P. Adhikara

Yasadipoera I, SP Adhikara, Dewaruci, Bimasuci, Bima, Drona, Rukmuka, Rukmakala, Naga, Tirtapawitra, Tibrasara, Candramuka, Gadamadana, Bathara Indra, Bathara Bayu, Jalasangara, Wrekodara, penerbit ITB, penerbit Institut Teknologi Bandung.

 

Diunggah ke blog pertama kali 28 Mei 2011 oleh Budi Adi Soewirjo.

Data buku :

S. P. Adhikara (di-Indonesia-kan oleh) ,  “ Dewaruci “ ,  penerbit Institut Teknologi Bandung ,  Bandung ,  1984 cetakan 1,  29 halaman ,  bahasa Indonesia ,  gambar wayang.

 

Prakata S. P. Adhikara :

Cerita Dewaruci yang disajikan dalam buku ini merupakan terjemahan utuh cerita Bimasuci tulisan pujangga Yasadipoera I, pada tahun 1803. Terjemahan cerita ini tidak disertai analisis, interpretasi, dan lain sebagainya, mengingat tulisan ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin mengetahui cerita Bimasuci tulisan pujangga Yasadipoera I, tetapi tidak atau kurang paham bahasa Jawa.

Tulisan pujangga Yasadipoera I diawali dengan sebuah doa AWIGHNAM ASTU NAMAS SIDDHI, artinya : SEMOGA TIADA RINTANGAN, SEGALA PUJI TELAH SEMPURNA DIPANJATKAN.

Pada akhir tulisan tersebut, terdapat kolofon, yaitu catatan waktu selesainya menulis cerita dan kesimpulan cerita Bimasuci, yang dinyatakan dengan dua buah kalimat saja, ialah berturut-turut sebagai berikut : ‘ meletiking dahana goraning rat ‘ dan ‘ pamungkasing bramarawilasita ‘. Bagian ini terpaksa kami sertai ulasan secukupnya, agar dapat dipahami oleh para pembaca.

Desember 1983

S.P. Adhikara

Kolofon :

Berakhirnya ceritera kami, yang kami tulis dalam bahasa yang sederhana pada tahun 1803 tarikh Masehi atau tahun 1730 tarikh Jawa. Tahun selesainya menulis cerita ini, kami beri tanda untuk mudah mengingat-ngingat (sengkala), ‘ maletiking dahana goraning rat ‘ , artinya ‘ meloncatnya api menakutkan dunia ‘.

Meloncat (meletik) nilainya nol, api (dahana) bernilai tiga, takut (gora) berati tujuh, dan dunia (rat) nilainya satu. Jadi 0371 dapat dibaca ‘ meloncatnya api menakutkan dunia ‘. Tetapi apabila urutan angka dibalik menjadi 1730, yaitu tahun selesainya kami menulis cerita ini dan dapat dibaca ‘ dunia takut (bila) api meloncat ‘. Maksudnya, manusia dapat diibaratkan sebagai ‘ dunia ‘ dan sukma diibaratkan ‘ api ‘, jadi ‘ dunia takut (bila) api meloncat ‘ dapat diartikan ‘ manusia takut bila sukma lepas dari raga ‘ atau ‘ manusia takut (bila) menghadapi ajalnya ‘.

Hal ini tidak perlu terjadi karena ilmu pelepasan mengajak manusia hidup suci dan ajal itu merupakan berakhirnya hidup di dunia ini, yang kami singkat sebagai kalimat penutup karangan kami, ‘ pamungkasing bramara wilasita ‘ . ( pamungkasing = berakhirnya , bramara = kumbang , wilasa = bermain-main, sita = putih, lambang kesucian, wilasasita = bermain-main dalam kesucian ).

Maka ‘ berakhirnya kumbang bermain-main dalam kesucian ‘ dapat ditafsirkan ‘ ajal manusia yang hidup suci, karena ia telah mendalami ilmu pelepasan ‘ . Manusia tidak takut menghadapi lepasnya sukma dari raga.

Bukankah hidup suci itu inti sari ilmu pelepasan ?  Bukankah ilmu pelepasan itu ilmu yang diperlukan dalam menghadapi ajal ?  Untuk apa manusia takut menghadapi ajalnya, apabila ia telah mendalami ilmu pelepasan selagi ia hidup di bumi manusia ini !

‘Ebook’ buku ini bisa diunduh gratis di URL :

http://www.4shared.com/document/cFIDaUzx/Dewaruci_SP_Adhikara.html

Selamat membaca dan menikmati.
Salam dari Admin.